Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Seberapa Besar Pengaruh Komunikasi Orangtua Terhadap Masa Depan Anak?

Published 02/06/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

parentingLiputanIslam.com–Ayah dan Bunda lihat kasus ini sering terjadi ini.

Anak-anak sering kali susah atau malas makan. Karena khawatir, Ayah dan Bunda akan menggunakan segala cara agar anak mau makan. Sayangnya, cara termudah dan paling kerap digunakan adalah dengan menggunakan ancaman.

“Makan! Kalau engga makan, entar Bunda tinggal nih! Bunda mau ke mal, kamu engga diajak!”

Padahal, anak yang tidak mau makan, tentunya, mempunyai alasan tertentu. Jika Ayah dan Bunda mau meluangkan waktu untuk memerhatikan alasan itu dan mencari solusinya dengan sabar, masalah ini akan bisa diatasi. Namun, yang sering terjadi adalah Ayah dan Bunda merasa yakin bahwa anaknya lapar, misalnya, karena anak seharian belum makan. Padahal, mungkin saja, anak sedang merasa perutnya tidak enak sehingga tidak lapar. Perhatikan dialog berikut ini.

Suatu malam seorang Bunda menyuruh anaknya makan.

“Ayo makan dulu, nanti kemalaman.”

“Aku tidak lapar,” jawab si anak.

“Tidak mungkin, kamu pasti lapar. Setahu Bunda dari pagi kamu belum makan! Ayo makan, sekarang!” ancam sang Bunda.

”Aku tidak lapar, Bun,” si anak meyakinkan bundanya.

“Kamu pasti lapar!”

Tahukan Ayah dan Bunda, jika dialog sepeti ini terus berulang, baik dalam urusan makan maupun urusan lain, dampaknya akan sangat buruk? Orangtua merasa lebih mengetahui tentang kondisi anaknya. Padahal, anak sudah memberi tahu tentang kondisi/perasaannya.

Saat anak berkata, “Aku tidak lapar, Bun,” dan Bunda berkata, “Kamu pasti lapar!”, secara tidak sadar Bunda sedang mengabaikan perasaan anak. Anak sudah jujur dengan mengatakan “ia tidak lapar”, tetapi Bunda memastikan “ia lapar”. Bila kejadian ini terus berulang dan terjadi dalan momen-momen lain kehidupan, bukan cuma di saat makan, anak akan merasa bahwa perasaanya pasti salah. Ia menjadi tidak percaya pada hati nuraninya. Ia pun akan tumbuh menjadi anak yang tidak percaya diri, lemah, goyah, dan lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan. Bukan tidak mungkin, lingkungan akan membawanya pada hal-hal negatif, seperti rokok, narkoba, hingga seks bebas.

Tentu tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya lemah seperti ini, bukan? Oleh karena itu, sebelum terlambat, mulailah perbaiki cara komunikasi Ayah dan Bunda!

*dikutip dari buku Amazing Parenting oleh Rani Razak Noe’man

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account