Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Redakan Emosi dengan Metode “Self Talk”

Published 01/08/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com– Anda pasti pernah mengalami emosi berlebihan yang berada di luar kendali, baik itu marah, sedih, atau stres. Dan sayangnya, Anda tidak selalu memiliki orang lain untuk berbagi cerita.

Namun, menurut studi dari Michigan State University (MSU) dan University of Michigan, Anda dapat menemukan tempat untuk berbagi pada diri sendiri.

Menurut peneliti, biasanya ada dua cara yang digunakan orang saat merenungkan pengalaman mereka. Pertama, dengan pendekatan orang pertama, yaitu menjadikan diri sendiri sebagai orang pertama, misalnya dengan pertanyaan “Mengapa saya begitu stres?”, “Mengapa hal ini menimpa saya?”, “Mengapa mereka melakukan itu kepada saya?”.

Yang kedua, dengan pendekatan orang ketiga, yaitu menjadikan diri sendiri sebagai orang ketiga (orang lain), misalnya dengan pernyataan “Kamu akan baik-baik saja, mari pikirkan jalan keluar”, “Mari buktikan kalau kamu bisa”, “Kamu masih beruntung, banyak orang lain yang tak seberuntung kamu!”

Ketika para periset MSU meminta responden bereaksi terhadap pemicu emosi seraya mengawasi aktivitas otak mereka, para periset menemukan bahwa partisipan akan bereaksi kurang emosional saat mereka melakukan pendekatan kedua, yaitu menjadikan diri sendiri sebagai orang lain atau orang ketiga.

Kemungkinan, menurut peneliti, ini terjadi karena mengambil sudut pandang orang ketiga dapat membantu orang berpikir dengan lebih objektif.

“Cara ini dapat membantu orang mendapatkan sedikit jarak psikologis dari pengalaman mereka, yang seringkali berguna untuk mengatur emosi,” kata Jason Moser, profesor psikologi dari MSU, mengatakan dalam siaran pers.

Studi yang dilakukan oleh University of Michigan juga memantau aktivitas otak orang-orang yang terkait emosi dengan cara membuat mereka merenungkan pengalaman menyakitkan dari masa lalu.

Hasilnya, saat mereka berbicara pada diri sendiri sebagai orang ketiga, cara itu efektif mengurangi aktivitas di bagian otak yang terkait dengan pengalaman menyakitkan. Sehingga regulasi emosional menjadi lebih baik.

Jadi, ketika Anda berbicara dengan diri sendiri untuk sesuatu yang membuat sedih, marah, atau stres, jadilah orang ketiga untuk diri sendiri seperti berkata dalam hati “Kamu bisa melaluinya, mari pikirkan caranya!” (ra/kompas)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account