Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Pasien Ginjal di Indonesia Meningkat, Apa Sebabnya?

Published 18/03/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com—Angka penderita penyakit ginjal kronis (PGK) di Indonesia terus meningkat. Menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018, prevalensi penyakit ini sebesar 3,8% atau naik sebesar 1,8% dibandingkan tahun 2013.

Namun, kenyataan di lapangan lebih dari itu. Survei yang dilakukan Perhimpunan Nefrologi Indonesia atau Pernefri pada pada 2006 menyebutkan bahwa prevalansi penyakit ginjal di Indonesia adalah sebesar 12,5%.

Data Indonesian Renal Registry (IRR) menemukan, pasien penyakit ginjal yang menjalani hemodialisis atau cuci darah mengalami peningkatan sebesar 25 ribu orang pada 2016 ke 2017, dari 52 ribu menjadi 77 ribu pasien. Itu baru yang terdaftar. Diperkirakan, ada lebih dari 20 ribu pasien ginjal lainnya di seluruh Indonesia yang belum mendapatkan akses pengobatan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI Cut Putri Arianie mengatakan, peningakatan jumlah pasien ginjal dipengaruhi oleh pertambahan usia harapan hidup orang Indonesia menjadi 71 tahun untuk wanita dan 68 tahun untuk pria. Seiring pertambahan usia, kemungkinan menderita penyakit ginjal juga meningkat.

Selain itu, Indonesia juga tengah mengalami transisi teknologi dan ekonomi. “Transisi teknologi membuat orang semakin jarang bergerak, mau makan saja cukup memesan melalui aplikasi,” kata Cut Putri dalam konferensi pers World Kidney Day 2019 di Jakarta, Rabu, 13 Maret 2019. Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap Kamis kedua Maret, yang tahun ini jatuh pada 14 Maret 2019.

Transisi ekonomi, kata Cut Putri, berdampak pada meningkatnya pendapatan orang Indonesia. Ternyata peningkatan pendapatan ini menyebabkan orang Indonesia semakin enggan membuat makanan sendiri. “Masyarakat punya banyak uang, jadi sedikit-sedikit kulineran,” kata dia.

Saat membeli makanan di luar, pembeli tidak pernah tahu bahan-bahan makanan yang ditambahkan. Bisa saja garamnya berlebihan. Selain itu, makan berlebihan juga berpotensi menyebabkan obesitas.

Kurang beraktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Dua penyakit itu menjadi penyebab utama penyakit ginjal kronis di Indonesia. (ra/tempo)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account