Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Parasetamol untuk Anak, Seberapa Aman?

Published 31/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: tribunnews
Foto: tribunnews

LiputanIslam.com— Banyak orangtua seringkali memberikan parasetamol kepada anak-anak mereka yang sedang sakit, namun ternyata overdosis parasetamol adalah penyebab utama penyakit gagal hati pada anak-anak.

Parasetamol adalah obat yang sangat aman bila diberikan dengan benar, namun jika anak-anak diberi terlalu banyak, obat ini bisa berbahaya dan bisa saja menyebabkan kematian.

Sebuah studi baru menemukan, parasetamol menjadi penyebab utama gagal hati pada anak-anak di Australia dan Selandia Baru. Para peneliti mengidentifikasi 54 kasus gagal hati di dua rumah sakit anak antara tahun 2002 hingga 2012, 14 dari kasus ini berkaitan dengan overdosis parasetamol, dan 12 di antaranya  menimpa anak-anak di bawah usia lima tahun. Sementara jumlah kasus anak yang mengalami kerusakan hati masih rendah, para peneliti medesak adanya penelaahan terhadap praktik keselamatan dalam penggunaan parasetamol.

Professor Madlen Gazarian, seorang konsultan di Klinik Farmakologi dan Terapetik Klinis Pediatri dan Professor Kehormatan di Universitas NSW, secara ekstensif telah meneliti penggunaan obat-obatan yang aman dan tepat bagi anak-anak, termasuk penggunaan parasetamol.

Ia mengatakan, resiko bahaya yang bisa disebabkan parasetamol biasanya berasal dari:

  • overdosis tunggal
  • Beberapa dosis yang terlalu tinggi

“Hal pertama yang orang tua dan wali anak perlu tahu adalah, apakah dan kapan saat yang tepat untuk menggunakan parasetamol, termasuk kapan mereka harus mencari nasihat medis untuk anak yang sakit,” ujarnya.

Dalam pandangannya, orang tua perlu memahami bahwa tak selalu perlu untuk memberikan parasetamol kepada anak-anak ketika mereka mengalami demam, yang sering disebabkan oleh virus umum.

Selain itu, ia juga mengatakan, orang tua dan wali anak juga perlu tahu bagaimana menggunakan parasetamol secara aman – termasuk memastikan dosis, formulasi dan jumlah yang diberikan tepat, berapa lama waktu penggunaannya dan bagaimana memastikan penyimpanannya agar aman.

Kapan harus menggunakan obat untuk mengobati demam?

Profesor Madlen mengatakan, mengobati demam bukanlah tentang menurunkan angka pada termometer.

“Tujuan dari pengobatan demam adalah untuk memperbaiki kenyamanan anak, ketimbang hanya mencoba untuk membuat suhu turun ke normal,” sebutnya

Ia menguraikan, “Kebanyakan anak mentolerir demam ringan (sampai 38,5 ° C) dengan baik dan biasanya tidak perlu obat apapun untuk mengobatinya. Beberapa anak dengan penyakit virus mungkin memiliki suhu 39 ° C dan masih sangat aktif. Mereka tidak perlu apa-apa untuk diberikan kepada mereka.”

Gazarian merekomendasikan parasetamol untuk anak-anak yang mengalami demam lebih dari 38,5 ° C (diukur melalui ketiak) dan jika mereka tidak nyaman, seperti ketika mereka mengeluhkan sakit kepala atau badannya terasa tak enak. (ba/tribunnews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account