Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Ketika Anak Punya Hobi Menyimpan Barang Bekas yang Nyatanya Tak Berguna

Published 23/06/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

hoardJakarta, LiputanIslam.com—Kamar anak lumrah terlihat berantakan. Namun, orang tua perlu pula menilik kembali apakah barang-barang yang berantakan di kamar anak memang benar-benar berguna?

Sebab, ketika anak hobi menimbun barang tak terpakai yang nyatanya tidak berguna, bisa saja ia mengalami hoarding disorder. Kondisi ini merupakan gangguan di mana seseorang tidak mampu membuang barang-barang yang nyatanya tidak berguna. Namun, dikatakan profesor psikologi di University of South Florida, Eric Storch, PhD, hoarding disorder pada anak dan dewasa bisa berbeda.

“Pada anak, mereka bisa amat sensitif sampai emosinya meledak-ledak ketika orang yang mereka cintai ingin menyingkirkan barang bekas yang nyatanya memang tidak berguna. Bahkan, reaksi mereka bisa memukul dan menendang orang tua atau malah merusak barang lain,” tutur Storch, dikutip dari SafeBee.

Menurut Storch, ada beberapa tanda ketika anak kemungkinan memiliki hoarding disorder. Pertama, anak cenderung menyembunyikan barang-barang khususnya yang tidak terpakai di area yang jarang terjangkau. Misalnya di balik lemari, meja rias, atau bahkan di kolong tempat tidur. Kemudian, anak merasa amat khawatir dengan benda-benda yang mereka simpan itu.

Bahkan, menurut International OCD Foundation, anak bisa merasa amat dekat dengan barang yang sudah tak terpakai itu. Storch menambahkan, kemungkinan anak mengalami hoarding disorder bisa dilihat pula apakah ada anggota keluarga lain yang juga mengalami gangguan ini.

Ketika anak sering menimbun barang yang tak terpakai itu, apa yang bisa dilakukan orang tua? Jennifer M Park, PhD dari Massachusetts General Hospital/Harvard Medical School mengatakan coba ajak anak untuk memilah barang tersebut dan tegaskan bahwa ada beberapa barang yang sudah tak layak lagi ia simpan. Lalu, beri penjelasan mengapa barang itu sudah saatnya disingkirkan.

“Gunakan pula aturan satu-satu. Ketika anak membawa satu barang ke rumah, maka ia harus mengeluarkan satu barang. Sehingga, anak belajar memilah mana barang yang perlu dan tidak. Jangan lupa pula beri reward ketika anak bisa melakukan itu, misalnya membelikan dia makanan favoritnya atau mengajak ke bioskop,” kata Park memberi saran.

Namun, orang tua perlu mengajak anaknya ke profesional medis jika setelah barang tersebut dibuang, anak mengalami stres fisik dan psikis yang luar biasa. Sebab, menurut Park mendiagnosis dini apakah anak benar-benar mengidap hoarding disorder amat penting karena kondisi ini dapat dialami seseorang sampai ia dewasa. (ra/detik.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account