Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

KDRT Selama Pandemi, Begini Saran Penting dari Komnas Perempuan

Published 07/07/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com—Pandemi Covid-19 ternyata tidak hanya menimbulkan dampak ekonomi dan kesehatan, namun juga kehidupan rumah tangga. Akibat situasi ekonomi yang memburuk, stres dan frustrasi seringkali menjangkiti pasangan rumah tangga. Perempuan pun menjadi lebih rentan alami kekerasan, termasuk kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Menurut Komnas Perempuan, kekerasan domestik meningkat hingga 75 persen. Berdasarkan data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Komnas Perempuan, kasus KDRT meningkat hingga 75 persen. Kenaikan ini dipicu oleh stres, terganggunya jejaring perlindungan dan sosial, hilangnya pendapatan, dan menurunnya akses ke layanan publik.

Data yang dikumpulkan dari 29 Februari hingga 5 Juni terdapat 710 kasus kekerasan, sebanyak 465 korban menunjukkan KDRT. Bentuk kekerasan yang banyak terjadi ialah fisik paling tinggi, psikis, seksual, dan penelantaran.

Menurut pemerhati isu perempuan dan Konsultan The Centre of Child and Corporate Social Responsibility (CCR CSR), Reni Oktari, soal kekerasan dalam perempuan, jauh sebelum pandemi Covid-19 sudah menunjukkan angka yang tinggi. Ditambah pula dengan kondisi di rumah saja, membuat perempuan rentan menjadi korban kekerasan.

“Beban yang dialami perempuan di rumah semakin berlapis, atau UN Women menyebutnya dengan shadow pandemic yang menjadi perhatian global. Banyak kasus yang saya perhatikan di Indonesia, suami melakukan kekerasan yang salah satunya ditenggarai faktor ekonomi,” katanya dalam Bincang Kulinerita pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Ada dua kondisi selama pandemi yang membuat perempuan rentan alami kekerasan, yakni terperangkap di dalam rumah dan keterbatasan akses pihak yang bisa menolong karena tidak bisa ke mana-mana.

“Terlebih bagi perempuan yang kondisi sebelum pandemi juga sudah mengalami kekerasan, tidak terbayang yang ia terima selama 24 jam bertemu suami,” ucapnya.

Ia menyarankan jika menjadi korban di dalam rumah dan tidak bisa ke mana-mana, maka perempuan bisa memberikan sinyal khusus merujuk pada Canadian Women’s Foundation.

“Caranya jika perempuan sedang melakukan komunikasi video call dengan teman, maka bisa memberikan sinyal tangan. Tunjukkan telapak tangan ke arah kamera dengan ibu jari dilipat ke depan telapak tangan. Lalu kepalkan tangan di mana ibu jari tampak seperti terjebak di antara keempat jari lainnya,” jelasnya.

Menurut perempuan 28 tahun ini, terdapat tiga cara untuk mencegah kekerasan pada perempuan, yaitu edukasi, payung hukum, menyediakan diri untuk membantu.

Pertama, melalui edukasi yang bisa dimulai dari rumah bagaimana orang tua sudah mengenalkan pada anak efek kekerasan. Tidak hanya mencegah menjadi korban tetapi juga jadi pelaku, karena banyak kasus.

Kemudian untuk persoalan payung hukum, Reni sangat berharap melalui pengesahan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS bisa membuat perempuan yang rentan menjadi korban kekerasan seksual merasa aman dan terlindungi.

Lalu yang ketiga ialah kesadaran kita sebagai sesama perempuan untuk saling dukung dan membantu. Menyediakan diri hadir dan mendampingi tanpa menghakimi. “Kita bantu mereka dengan perspektif korban, misalnya dengan bertanya apakah mereka butuh bantuan atau paling mendasar ialah bertanya kabar,” kata Reni. (ra/tempo)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account