Sumber: Tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni mengatakan bahwa suksesnya Pemilu Serentak 2019 adalah bukti adanya hubungan yang harmonis antara Islam dan demokrasi. Ia mengaku bangga terhadap bangsa Indonesia, sebab masyarakat Indonesia mampu memposisikan Islam dan demokrasi secara seimbang.

“Pemilu serentak sesuatu yang tidak mudah, tetapi catatan penting, meski pemilih Indonesia mayoritas muslim. Kita mampu mengharmonisasi  Islam dan demokrasi,” katanya dalam acara yang bertajuk “Menakar Kedewasaan Demokrasi Indonesia” di Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (30/4).

Meski diisukan akan terjadi peristiwa yang dahsyat saat dan pascapemilu, seperti kabar golput besar-besaran dan terjadi kerusuhan, namun hal itu nyatanya tidak terjadi. Masyarakat secara damai dan bersama-sama menyukseskan Pemilu. Menurut Titi, ini adalah bukti kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berdemokrasi.

Pemilu Serentak semakin menunjukkan bahwa Islam dan Demokrasi di Indonesia mampu seiringan, sejalan dan bisa berdampingan. Dan itu harus diapresiasi sebab sepanjang perjalanan demokrasi Indonesia Pemilu serentak 17 April lah yang menunjukan ketulusan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

“Di tengah negara negara Timur Tengah yang punya berbagai problem. Demokrasi prosedural saja mereka punya masalah sedangkan kita mampu menjadi negeri muslim paling demokratis di Dunia,” ungkapnya. (aw/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*