Menag Dorong Penelitian Islam Khas Nusantara

0
36

Sumber: kemenag.go.id

Tangerang, LiputanIslam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa para peneliti dan dosen hendaknya melakukan penelitian yang memang betul-betul relevan dengan kebutuhan. Menag mendorong adanya penelitian tentang Islam yang khas Indonesia atau Nusantara.

Demikian itu disampaikan Menag saat membuka secara resmi Annual Conference Research Proposal (ACRP) di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, pada Selasa (26/3/2019).

“Kita harus mulai membuat karya fenomenal. Kita dikenal sebagai bangsa yang punya kekhasan. Ada istilah Islam Nusantara, Islam berkemajuan, Islam Rahmatan lil Alami yang sangat adaptif dengan budaya. Bisakah kita buat karya buku yang komprehnsif tentang ini, tidak hanya sejarah masuknya tapi menyeluruh,” katanya.

Indonesia sebagai salah satu negara berpenduduk Muslim terbesar sedang menjadi pusat perhatian dunia, terutama pada karekteristik moderat dan penerimaaanya terhadap kultur lokal. Umat Islam di Indonesia patut bersyukur karena nilai Islam yang diiplementasikan mempunyai kekhasannya sendiri.

“Islam berinteraksi dengan dengan budaya dan menjadi manifest dan diamalkan sesuai dengan konteks masyakat yang ada di Nusantara,” ucapnya.

Menurutnya, dunia saat ini sedang melihat indonesia sebagai sebagai kawasan yang luar biasa kaya karena khasanah keislaman dan corak kehidupannya yang variatif dengan nilai agama yang terintegrasi dalam kehidupan masyaratat yang sangat majemuk. Nilai-nilai ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi dunia Muslim.

“Poin yang saya kedepankan adalah kita jangan terpaku atau terbelenggu pada kajian masa lalu. Masa lalu tetap penting, namun jauh tidak kalah penting adalah bagaimana masa lalu bisa kita tarik dalam konteks kekinian dan bagaimana antisipasinya ke depannya,” tambah Menag. (aw/kemenag).

DISKUSI: