Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Haedar Nashir: Islam Diterima Secara Damai Oleh Masyarakat Indonesia

Published 15/11/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: muhammadiyah.or.id

Jember, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), Haedar Nashir menyatakan bahwa Islam merupakan agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Islam di kepulauan Nusantara atau Dwipantara, Melayunesia, hadir dalam sejarah yang panjang dan diterima secara damai oleh masyarakat luas. Hal itu ia sampaikan di Jember, Jawa Timur, seperti dilansir muhammadiyah.or.id, pada Senin (13/11).

“Perkembangan Islam yang ratusan tahun itu tidak sekali jadi baik melalui akulturasi atau bentukan kultural maupun dalam format kerajaan-kerajaan Islam sejak era Samudra Pasai. Hal yang jelas Islam Indonesia atau sebagian menyebut Islam Nusantara itu tumbuh tidak sekali jadi dan tidak tunggal, tetapi berproses penuh pergumulan dan banyak warna,” ujarnya.

Menurut Haedar, penyebar Islam di kepulauan Nusantara dipelopori dan diperankan  oleh para saudagar, para wali, dan para ulama dari  banyak mazhab yang masuk dari wilayah pesisir terus ke pedalaman. Sehingga aktor sejarah penyebar Islam yang damai dan kultural itu banyak dan berdiaspora dari Semenanjung Malaka hingga Papua.

“Dengan demikian  lahirlah umat Islam Indonesia yang pusparagam dalam banyak ragam mazhab dan golongan, yang secara umum memiliki watak moderat atau wasithiyah di mana pun berada sejalan dengan watak masyarakat dan kebudayaan  Indonesia,” ungkapnya.

Kemudian pada tahap selanjutnya, tambah Haedar, nama Indonesia untuk kepulauan yang terbentang antara benua Australia dan kawasan Pasifik ini pun menjadi menguat sebagai pilihan utama yang mengalir secara kultural hingga terkodifikasi secara politik yang sangat menentukan pada Sumpah Pemuda 1928 dan tentu saja pada Proklamasi Kemerdekaan dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945.

Lahirnya organisasi Sarekat Dagang Islam yang kemudian berubah menjadi  Sarekat Islam. Juga Muhammadiyah tahun 1912, telah memberikan corak dan warna kuat bagi Islam di Indonesia. “Setelah itu lahir  Al-Irsyad, Persatuan Islam, Nahdlatul Ulama, dan lain-lain. Semuanya dengan kekhasan masing-masing ikut memberi warna pada karakter Islam Indonesia yang moderat,”ungkap Haedar.

“Dengan karaker satu Islam banyak warna itu maka yang diperlukan dan harus terus dirawat ialah kebersamaan dalam hidup keumatan,  kebangsaan, dan kenegaraan, bahkan dalam ranah kemanusiaan universal. Tetap rawat toleransi atau tasamuh, silaturahim, komunikasi, sinergi, dan  ta’awun atau kerjasama,” tambahnya. (Ar/Muhammadiyah).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemikiran

Sejarah Penyebaran Manuskrip di Dunia Islam

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Timur Tengah

Pertama Kali, Pasukan AS Tembak Jatuh Drone Turki di Suriah

By Muhammad
Timur Tengah

Suriah Berkabung, Serangan Drone Teroris terhadap Akmil Tewaskan 80 Orang

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account