Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Tolak Israel, Indonesia Bukan Bangsa Pengkhianat!

Published 16/12/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Para pembela Palestina di Indonesia dikejutkan oleh berita tentang adanya upaya-kontak RI dengan Zionis Israel, yang disebut-sebut merupakan langkah awal menuju normalisasi hubungan diplomatik antara kedua negara. Sebelum ini, juga tersiar kabar resmi bahwa Indonesia telah memberikan calling visa bagi warga negara Israel, hingga pemegang paspor Israel boleh masuk ke Indonesia dengan syarat-syarat tertentu.

Akan tetapi, berbeda dengan kabar kedua, kabar yang pertama tentang adanya kontak langsung antara pemerintah RI dengan Zionis Israel dalam rangka normalisasi itu langsung dibantah oleh Kementerian Luar Negeri. Kemenlu RI menyatakan bahwa kontak itu tak pernah ada. Akan tetapi, beberapa pengamat melihat bahwa kontak-kontak itu sebenarnya ada, meskipun berlangsung secara diam-diam.

Zionis Israel dengan dukungan penuh AS memang tengah bergerilya. Sebelum ini, mereka berhasil membujuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko hingga keempat negara itu secara resmi menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Kini, mereka berusaha menarik negara-negara Muslim lainnya agar mengikuti langkah UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko tersebut. Jauh sebelu ini, ada tiga negara Muslim yang sudah lama punya hubungan diplomatik dengan Israel, yaitu Turki, Mesir, Yordania, dan Sudan. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia tentu saja menjadi incaran langkah politik internasional Zionis Israel tersebut.

Apakah Indonesia akan menjadi negara kedelapan sebagai negara Muslim yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel? Sepertinya tidak. Kemungkinan ke arah sana masih sangat jauh, meskipun hal itu bisa saja terjadi jika kaum Muslimin Indonesia mengendorkan kewaspadaan. Ada tiga faktor penting yang membuat Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik.

Faktor pertama, terkait dengan fakta sistem demokrasi yang menjadi format politik di Indonesia. Dengan format demokrasi ini, segala kebijakan pemerintah, apalagi jika itu menyangkut hal yang sangat sensitif semisal menjalin hubungan diplomatik dengan rezim penjajah, tentu akan mendapatkan kontrol dan resistensi luar biasa dari rakyat Muslim Indonesia. Sementara itu, empat negara terakhir yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel (UEA, Bahrain, dan Sudan Maroko) adalah negara monarki atau negara diktator, di mana keputusan negara sepenuhnya ada di tangan raja/emir atau sang diktator hingga tak ada ruang bagi rakyat untuk mengekspresikan aspirasinya.

Faktor kedua terkait dengan amanat yang ada pada UUD 1945, yang secara tegas menolak penjajahan. Hingga sekarang, Indonesia melihat Israel sebagai pihak penjajah. Karena itu, menjalin hubungan diplomatik dengan Israel bermakna mengakui dan menganggap legal eksistensi dan juga perilaku Israel selama ini, yaitu melakukan penjajahan. Artinya, menjalin hubungan diplomatik dengan Israel bemakna pengkhianatan terhadap cita-cita luhur kemerdekaan sebagaimana yang telah dirumuskan oleh para founding fathers kita, yaitu menghapuskan penjajahan di atas muka bumi.

Faktor ketiga, Indonesia dan Palestina selama ini sudah menjalin persahabatan yang sangat erat. Apa yang akan terjadi seandainya Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan negera yang menjajah Palestina? Tak ada kata yang lebih pantas untuk disematkan kepada perilaku seperti itu selain kata “pengkhianat”.

Tentu segenap anak bangsa ini tak akan membiarkan bangsa Indonesia terjerumus ke dalam perilaku nista bernama pengkhianatan, apalagi yang dikhianatinya itu adalah teman yang sedang mebutuhkan pertolongan dan dukungan. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Internasional

Amerika Khawatir Jika Israel Harus Berhadapan dengan Hizbulah Lebanon

By Farid
Fokus

Aksi Yaumul Quds dan Konsistensi Perjuangan Membela Palestina

By Farid
Timur Tengah

Miris, Israel Terus Mengganas, Turki Tetap Asyik Pasok Bahan Bakar dan Mesiu ke Israel

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account