Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Teror atas Jenderal Soleimani dan Sikap Indonesia

Published 08/01/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam –Aksi pembunuhan AS terhadap Jenderal Qassem Soleimani adalah peristiwa besar yang menyedot perhatian dunia. Itu tak lain karena dunia membayangkan akan terjadinya perang antara AS dan Iran. Pasca pembunuhan, para pemimpin Iran sudah melontarkan pernyataan keras dan bersumpah untuk melakukan pembalasan. Pemerintah Irak juga menunjukkan reaksi kemarahan atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan negara. Sementara itu, Presiden Trump, alih-alih meredakan ketegangan atau meminta maaf, malah melancarkan provokasi dan menebar ancaman baru.

Sebagian memprediksi bahwa berbagai gestur politik para pihak yang bertikai itu menjadi pertanda kuat akan terjadinya Perang Dunia III. Iran adalah negera dengan pengaruh yang cukup besar di kawasan regional, bahkan di seluruh dunia. Iran punya hubungan erat dengan Irak dan Suriah. Selain itu, ada sejumlah milisi bersenjata yang sangat militan mendukung Iran, seperti Hezbollah Lebanon, HAMAS dan Jihad Islam di Palestina, Hashd Al-Shabi di Irak, serta kelompok Houthi di Yaman. Di sisi lain, kita tentu sudah mafhum kekuatan yang dimiliki AS, Israel, Barat, dan sekutunya yang sangat besar dengan persenjataan yang langkap.

Jika kekuatan-kekuatan itu saling bentrok, dunia pasti terguncang. Penguasaan Iran atas Selat Hormuz menjadi salah satu titik krusial. Selat sempit ini adalah tempat lalu lalangnya kapal-kapal tanker minyak yang menyuplai 70% kebutuhan minyak dunia. Jika Iran sampai diserang, mau tak mau selat itu harus ditutup demi mencegah serangan musuh dari arah laut. Maka, resesi ekonomi dunia sudah di ambang mata. Seluruh dunia, termasuk Indonesia, akan terkena imbasnya, meskipun tidak ikut berperang.

Inilah tampaknya yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia dalam menyikapi krisis di Timur Tengah itu. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah secara resmi bertemu dengan duta besar kedua negara di Kementerian Luar Negeri. Pertemuan dibuat secara terpisah. Akan tetapi, menurut Retno, pesan yang disampaikan sama, yaitu meminta kedua pihak menahan diri. Retno mengatakan bahwa jika terjadi perang, tak ada satupun pihak yang mendapatkan keuntungan; semua akan merugi.

Pemerintah Indonesia sejauh ini belum menunjukkan sikap atas aksi teror yang menjadi pemicu ketegangan. Barangkali, kalau mau dianalogikan, hal tersebut mirip dengan sikap saat berhadapan dengan bencana seperti kebakaran atau banjir. Yang penting adalah menangani dulu korban dan mencegah agar kerusakan tidak semakin meluas. Soal penyebab kebakaran atau bencana banjir urusan belakangan.

Sikap berbeda ditunjukkan oleh sejumlah ormas Islam. MUI dan PBNU menyampaikan suara yang sama, yaitu mengecam AS serta membela Iran. MUI menyatakan bahwa pembunuhan yang dilakukan secara terencana oleh pemerintah AS itu akan memantik ketegangan dan ancaman baru. Iran, menurut MUI,  adalah negara yang berdaulat yang tidak akan tinggal diam dan akan melakukan pembalasan terhadap kepentingan  AS. Sementara itu PBNU menyatakan bahwa tindakan AS itu bertentangan dengan kemanusiaan dan melanggar prinsip-prinsip  perdamaian dunia. PBNU juga mendorong PBB dan masyarakat internasional agar mengecam tindakan Amerika Serikat dan mendesaknya segera keluar dari Timur Tengah. AS selama ini sudah terlalu banyak membunuh rakyat di wilayah itu.

Sikap-sikap tersebut sangat mungkin akan berubah, seiring perkembangan yang terjadi di Timur Tengah. Perang bisa kapan saja terjadi, mengingat arogansi Trump yang selalu menunjukkan sikap menantang. Di sisi lain, bagi Iran (dan Irak), keteguhan sikap adalah sebuah harga mati karena marwah bangsa menjadi pertaruhannya. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Mengaku Siap Melancarkan Serangan Besar terhadap Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Penasehat Ayatullah Ali Khamenei: Kami akan Ratakan Puluhan Pusat Israel dengan Tanah

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Pastikan Tidak akan Pernah Membiarkan Agresi Israel Terhadapnya

By Muhammad
Timur Tengah

IRGC Pastikan akan Segera Membalas Telak Jika Israel Menyerang Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account