Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Pilpres AS: Memilih di Antara Dua Tanduk Setan

Published 26/10/2016 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

setanOtong Sulaeman

Ada fenomena baru yang menarik dari pilpres Amerika Serikat tahun ini. Kemunculan Donald Trump sebagai kandidat dari Partai Republik memunculkan hal-hal yang kontroversial. Sejak awal, dia tidak menyembunyikan kebenciannya kepada kaum imigran. Secara khusus, kebenciannya itu ia tunjukkan kepada kaum Muslimin. Belum pernah sebelumnya ada kandidat presiden AS yang menunjukkan kebencian kepada Muslimin seterang-benderang ekspresi dari Trump.

Sisi unik lainnya dari Trump adalah latar belakangnya sebagai selebritas flamboyan penyuka hedonitas dan amoralitas.  Sisi buruk inilah yang dieksploitasi sang rival, Hillary Clinton, selama kontestansi debat capres. Akan tetapi, sebagai reaksi balik, Trump juga mengungkit sisi  gelap amoralitas mantan presiden Bill Clinton yang dulu sempat terungkap ke publik, seperti kasus pelecehan seksual sang presiden terhadap Monica Lewinsky. Sebagaimana yang tercatat dalam sejarah kepresidenan AS, saat itu (setelah melakukan penyangkalan) Bill Clinton akhirnya mengakui bahwa ia pernah memiliki hubungan yang tak patut (“inappropriate” relationship) dengan Lewinsky

Maka, berhamburanlah kata-kata tak senonoh, umpatan yang kasar, serta sikap sarkastik yang tidak beradab. Sungguh menjadi hal yang sangat membuat kita semua prihatin manakala kita tahu bahwa hal-hal itu muncul dalam sebuah forum paling terhormat dalam sistem kenegaraan AS, yaitu di saat rakyat negara itu harus memilih seorang pemimpin tertinggi. Ditambah lagi dengan fakta bahwa AS sampai saat ini masih digembar-gemborkan sebagai “role mode” bagi penyelenggaraan ketatanegaraan yang ideal bagi seluruh masyarakat dunia.

Dengan posisi AS seperti ini, selama event pilpres, pertanyaan tentang “siapa yang terbaik yang harus terpilih” tidak hanya ditujukan kepada rakyat AS, melainkan juga kepada warga negara lain. Nah, jika kita juga ditanya: siapakah di antara Trump dan Clinton yang sebaiknya terpilih, bagaimanakah jawaban kita?

Menilik kapasitas moral masing-masing pihak, dan juga track record keduanya dalam bersikap terhadap dunia Islam, rasanya sulit bagi kita untuk menentukan mana yang sebaiknya terpilih. Kesulitan pemilihan di antara keduanya itu bukan karena keduanya adalah calon terbaik, tapi justru calon-calon yang buruk.

Manakah yang harus dipilih: Trump yang punya skandal seksual sangat terang benderang, atau Hillary yang berupaya keras menyangkal dan menyembunyikan skandal seksual suaminya (yang ternyata akhirnya terbukti di pengadilan)? Pilihan yang sulit bukan?

Atau, makanah yang Anda pilih: Trump yang bersumpah akan mengusir imigran Muslim atau Clinton yang bertanggung jawab atas krisis di Mesir, kehancuran Lybia, serta krisis di Suriah (dan juga Irak dan Yaman)?

Manakah yang Anda pilih di antara dua kandidat yang sama-sama telah telah bersumpah untuk menjaga dan mengutamakan kepentingan Israel? Manakah di antara keduanya yang lebih baik, manakala keduanya sama-sama menganggap para pejuang Palestina sebagai teroris? Manakah di antara keduanya yang harus kita pilih, manakala eksploitasi atas kekayaan besar bangsa Indonesia oleh perusahaan multinasional milik AS akan terus saja terjadi, siapapun yang menjadi presiden AS?

Memilih satu di antara keduanya seperti memilih salah satu di antara dua tanduk setan. Presiden Iran Hassan Rouhani menyampaikan bahwa memilih di antara keduanya sama saja seperti memilih yang buruk di antara yang terburuk. Kita yakin bahwa itulah pula pandangan kaum Muslimin Dunia. Wallahu a’lam. (editorial/liputanislam/ot)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Pemikiran

Sejarah Penyebaran Manuskrip di Dunia Islam

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Timur Tengah

Pertama Kali, Pasukan AS Tembak Jatuh Drone Turki di Suriah

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account