Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Menunggu Biden Melakukan Langkah Kongkret

Published 12/11/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –Banyak publik dunia berharap bahwa AS di bawah presiden yang baru Joe Biden akan menjadi jauh lebih baik. Harapan itu muncul lebih disebabkan kemuakan banyak kalangan terhadap sepak terjang Donald Trump.  Berbagai gestur politik Trump di dunia internasional selama ini memang terlihat sangat arogan dan kontroversial.

Selama tiga tahun menjabat, Trump telah mengeluarkan keputusan-keputusan yang kontroversial, di antaranya: (1) pemberlakuan pembatasan untuk imigran Muslim yang mau masuk ke wilayah Amerika, (2) pembangunan tembok pemisah Amerika-Mexico, (3) menyatakan keluar dari Perjanjian Paris terkait perubahan iklim dunia, (4) keluar dari kemitraan pasifik, (5) persetujuan atas pemindahan kedutaan besar Amerika di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, serta (6) inisiasi The Deal of The Century, sebuah proposal perdamaian yang betul-betul akan menggencet bangsa Palestina menjadi serpihan-serpihan yang makin rapuh.

Khusus terkait dengan Iran, Donald Trump dengan pongahnya menyatakan diri secara sepihak keluar dari perjanjian nuklir tahun 2015 yang dinamai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA). Perjanjian yang ditandatangani oleh Barack Obama itu dirobek-robek secara sepihak oleh Trump, hanya dengan alasan bahwa perjanjian itu merugikan AS. Kemudian, Trump sempat melontarkan ancaman kepada Iran dengan mengatakan bahwa jika negara itu terus melawan, Iran akan menghadapi akibat seperti yang diderita beberapa negara lain sepanjang sejarah.

Memasuki tahun terakhirnya menjabat sebagai presiden AS, kegilaan Trump memuncak. Ia melakukan teror terhadap Jenderal Qassem Soleimani, seorang pejabat resmi Iran yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Irak. Iring-iringan mobil diplomat yang membawa Jenderal Qassem dan sejawatnya dari Irak Mahdi Al-Muhandisi dibom oleh tentara AS. Kedua jenderal itu tewas, dan Trump mengaku bahwa aksi tersebut berlangsung atas instruksinya sendiri.

Kini, AS punya presiden yang baru dalam sosok Joe Biden, meskipun Trump dilaporkan masih terus melakukan upaya hukum untuk membatalkan kemenangan Biden. Joe Biden terpilih setelah mengumpulkan suara lebih dari 72 juta, sebuah rekor baru dalam sejarah pemilu AS. Biden juga mendapatkan simpati luas dari kalangan Muslim, setelah dalam sebuah sesi debatnya dengan Trump, Biden mengucapkan kata “insya Allah”. Biden juga pernah mengutip hadits Nabi SAW tentang amar makruf nahi munkar. Tak lupa, Biden juga beretorika tentang pentingnya mengakomodasi aspirasi ummat Islam sebagai bagian dari negara AS.

Kita semua layak untuk menunggu Biden melakukan langkah-langkah konkret, bukan sekedar retorika hipokrit yang sudah terlalu sering kita dengar dari para politisi. Barangkali cara untuk mengetesnya cukup sederhana. Kita lihat saja bagaimana sikap Biden dihubungkan dengan berbagai kontroversi yang telah ditorehkan Trump.

Misalnya soal Palestina. Apakah Biden akan mengembalikan Kedubes AS ke Tel Aviv? Lalu, terkait dengan Iran, apakah Biden atas nama negara akan meminta maaf kepada Iran atas kelakuan Trump dalam menteror Jenderal Qassem Soleimani? Bagaimana dengan keputusan Trump yang secara sepihak keluar dari JCPOA? Apakah ia mau kembali ke meja perundingan dalam kasus nuklir Iran?

Apakah Biden juga akan membatalkan pembatasan imigran Muslim? Apakah Biden akan meruntuhkan tembok  pembatas imigran dari Meksiko? Apakah Biden akan membawa AS kembali masuk ke dalam perundingan iklim dunia?

Berbagai pertanyaan di atas perlu jawaban berupa langkah-langkah konkret. Jika tidak, apa yang selama ini disampaikan oleh Biden semasa kampanye dipastikan tak lebih sebagai retorika hipokrit. Dan dunia, khususnya kaum Muslimin, tak perlu berharap banyak kepada Biden. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Internasional

Amerika Khawatir Jika Israel Harus Berhadapan dengan Hizbulah Lebanon

By Farid
Fokus

Aksi Yaumul Quds dan Konsistensi Perjuangan Membela Palestina

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account