Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Memperalat Agama untuk Kepentingan Politik

Published 25/02/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Kasus “doa-politik” yang dibacakan pada acara Munajat 212 menghangatkan kembali perbincangan soal hubungan antara agama dan politik. Ada sebagian pihak yang menyayangkan (bahkan mengecam) doa tersebut, dan dihubungkan dengan perlunya pemisahan agama dari politik. Dikatakan bahwa pelibatan agama yang bersifat mutlak dan sakral ke dalam kehidupan politik yang bersifat cair dan profan akan mendegradasikan posisi agama.

Kelompok ini juga menyatakan bahwa agama dan politik harus dipisahkan didasarkan kepada fakta bahwa ketika agama dan politik dicampuradukkan, muncullah apa yang disebut dengan “perang ayat”, “perang hadis”, dan “perang dalil”. Kemudian, terjadilah disintegrasi ummat dan beragam konflik horizontal lainnya. Satu pihak menyatakan pihak lain sebagai sesat dengan menggunakan argumen agama.

Editorial Liputan Islam pernah mengurai masalah ini dengan membedakan dua istilah ini: “Islam politis” dan “politik Islami”. Kedua frasa ini sama-sama menunjukkan percampuran di antara Islam dan politik. Akan tetapi, perbedaan posisi di antara kedua kata itu menciptakan dua makna yang berbeda satu sama lain.

Frasa “Islam politis” menunjukkan bahwa politiklah yang menjadi sifat bagi Islam. Artinya, dalam konteks “Islam politis”, politiklah yang menjadi parameter keislaman Anda. Jika Anda tidak berpolitik, keislaman Anda layak untuk dipertanyakan. Kepentingan utamanya adalah politik, dan salah satu sisi Islam dipakai untuk kepentingan tersebut.

Sementara itu, frasa “politik Islami” bermakna bahwa Islam-lah yang menjadi sifat dan parameter bagi dunia politik. Dalam konteks “politik yang Islami”, Islam-lah yang menjadi parameter keberpolitikan Anda. Jika Anda tidak menerapkan norma-norma agama Islam, aktivitas politik Anda menjadi tercela dan rendah. Jika Anda melakukan negatif campaign, apalagi black campaign, hingga melakukan fitnah, menggunakan cara-cara kotor, atau menyuap, Anda jatuh ke dalam perilaku politik yang tidak Islami.

Model “politik Islami” juga menunjukkan bahwa kepentingan utamanya, sesuatu yang menjadi tujuannya adalah Islam, yaitu pengabdian kepada Allah. Adapun politik hanya berperan sebagai sarana untuk mengabdi, yaitu ketika Allah menyuruh kita untuk ikut serta membangun masyarakat. Jika yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu menjadikan agama sebagai alat untuk mencapai tujuan politik, ini justru menjadi pelanggaran serius terhadap ajaran Islam. Sungguh sangat disayangkan. Agama dijual dengan harga yang sangat murah (tsamanan qaliilan). Agama tidak dipakai untuk mengabdi kepada Tuhan, melainkan hanya untuk kepentingan politik yang sangat sesaat.

Jangan heran jika kesan yang muncul adalah kesan kesan negatif; bahwa yang mereka usung sebenarnya adalah Islam politis. Mereka hanya peduli kepada kursi dan kekuasaan. Mereka hanya peduli kepada suara pemilih. Dan, untuk itu, dipakailah Islam sebagai alat meraup suara.

Ketika ini yang terjadi, jangan heran jika muncul sikap antipati kepada Islam. Muncul juga suara-suara kencang untuk menjauhkan agama Islam dari politik. Dari sisi ini, kesalahan mereka menjadi berlipat: pertama, merendahkan posisi agama, dan kedua, menguatkan gerakan pemikiran yang ingin menjauhkan agama dari kehidupan masyarakat. Maka, jangan pernah memperalat agama demi kepentingan  politik. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemikiran

Sejarah Penyebaran Manuskrip di Dunia Islam

By Rachel
Timur Tengah

Pertama Kali, Pasukan AS Tembak Jatuh Drone Turki di Suriah

By Muhammad
Timur Tengah

Suriah Berkabung, Serangan Drone Teroris terhadap Akmil Tewaskan 80 Orang

By Muhammad
Timur Tengah

Serangan Udara Israel Lukai Dua Tentara Suriah

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account