Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Dualisme Media Arab Terkait Pemberitaan Kerusuhan di Suriah dan Prancis

Published 03/12/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Damaskus,LiputanIslam.com-Situs Shaam Times menurunkan laporan terkait kerusuhan yang terjadi di Prancis akhir-akhir ini. Dalam laporan tersebut, situs ini membahas cara peliputan berita kerusuhan itu di media-media berbahasa Arab.

Shaam Times membandingkan perbedaan sikap sejumlah media Arab terkait krisis Suriah dan unjuk rasa di Prancis. Di awal laporan, artikel ini membahas pentingnya pemilihan kata dan frasa yang digunakan media dalam perkembangan sebuah peristiwa.

Artikel ini menyebutkan, ada sebuah rangkaian kata dan istilah untuk memberitakan setiap peristiwa di masyarakat, termasuk perang, konflik, atau krisis (baik di bidang politik, ekonomi, sosial, atau militer) di media-media. Kata-kata yang digunakan ini memberikan makna baru kepada perisitwa tersebut. Pada hakikatnya, kata-kata yang digunakan untuk mendeskripsikan kejadian tersebut, akan berubah menjadi bagian dari versi kolektif masyarakat terkait peristiwa itu.

Artikel ini melihat dualisme nyata di sejumlah media berbahasa Arab saat memberitakan krisis Suriah dan kerusuhan di Prancis baru-baru ini. Berikut ini adalah sebagian dari dualisme tersebut:

Sejak dimulainya protes di Suriah, kita menyaksikan bahwa media-media berbahasa Arab di Teluk menggunakan kata “revolusi” untuk mendeskripsikan krisis di Suriah. Padahal, saat meliput kerusuhan penuh kekerasan yang sudah berlangsung selama dua pekan terakhir di Prancis, media-media ini menggunakan kata “unjuk rasa.” Sangat jelas bahwa dua kata ini memberikan efek yang berbeda di tataran politik, budaya, ekonomi, militer, dan psikologis terhadap nalar politik masyarakat.

Media-media Arab ini juga menggunakan kata-kata “militer Assad,” “kepala rezim Suriah,” dan “perangkat intelijen rezim Suriah” guna mendiskreditkan citra Bashar Assad (presiden Suriah) dan aparat keamanan negara tersebut. Di lain pihak, media-media yang sama memilih kata-kata “polisi Prancis,””aparat keamanan Prancis,” dan “presiden Prancis” saat meliput kerusuhan di Prancis.

Kendati terjadi banyak aksi kekerasan dalam kerusuhan Prancis dan terlukanya puluhan pengunjuk rasa akibat kekerasan polisi, media-media Arab ini berusaha mengesankan bahwa hubungan polisi dan para pengunjuk rasa Prancis “baik-baik saja.”

Padahal, polisi Prancis menggunakan berbagai sarana keras untuk menghadapi para pengunjuk rasa. Kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian Prancis tak bisa dibantah dengan adanya foto dan video yang mengungkap serangan mereka ke para pengunjuk rasa. Meski demikian, media-media Teluk ini berusaha mengesankan hal ini sebagai “kondisi yang lazim.” (af/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Amerika - Eropa

Usai Kematian Bos Wagner, Putin Wajibkan Kelompok Bersenjata Mengangkat Sumpah Setia

By Muhammad
Amerika - Eropa

Ngeri, Ada 120,000 Kuburan Baru Digali, Korban Tewas Tentara Ukraina Capai 350,000

By Muhammad
Internasional

Setelah Liga Arab, Eropa akan Diakurkan dengan Suriah

By Hadi
Amerika - Eropa

‘Ditusuk’ Sekutu Sendiri, Ukraina Disebut AS Pelaku Serangan ke Kremlin

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account