Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Kaum Remaja, Ini Pentingnya Bijak dalam Bermedia Sosial

Published 23/07/2018 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com—Di zaman ini, rasanya hampir tidak mungkin jika kita tidak memiliki media sosial. Paling tidak kita memiliki satu dari sekian banyak media sosial yang ada.

Media sosial seolah telah menjadi gaya hidup dan seperti sebuah keharusan. Bagi generasi Y, media sosial bukanlah sekedar tempat untuk mendapatkan informasi. Lebih dari itu, media sosial juga digunakan sebagai sarana untuk mengaktualisasikan diri. Mengapa kita perlu melakukan aktualisasi diri? Kebutuhan ke-5 menurut Abraham Maslow ini merupakan kebutuhan manusia untuk menunjukkan potensi dirinya.

Umumnya manusia ingin dirinya diakui dalam suatu lingkungan tertentu. Mereka berusaha menunjukkan bahwa dirinya memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh orang lain. Sehingga ia mampu diterima, diakui, dan dihargai keberadaannya. Hal ini dilakukan terutama oleh para remaja yang sedang berusaha mencari jati diri.

Saat ini telah tersedia beragam jenis aplikasi media sosial yang dapat digunakan untuk mengaktualisasikan diri, seperti: Instagram, Path, Snapchat, dan lain-lain. Setiap media sosial menonjolkan cara-cara tersendiri untuk mengaktualisasikan diri. Salah satu media sosial yang banyak diminati kalangan muda, khususnya di Indonesia, adalah Instagram.

Instagram merupakan aplikasi media sosial yang memampukan kita untuk berbagi foto dan video. Fitur-fitur yang dimiliki oleh Instagram sangatlah menarik seperti; filter, hashtag, direct message, video berdurasi 60 detik, dan lain-lain. Tak ayal jika aplikasi yang empat bulan lagi genap berusia enam tahun ini, memiliki jumlah 89persen Instagrammers dengan rentang usia 18-34 dari Indonesia.

Mudah sekali kita menemukan remaja yang aktif membagikan foto ataupun video ke akun Instagram-nya. Bagai sebuah catatan harian, mereka membagikan aktivitasnya di Instagram. Mulai dari kegiatan saat sekolah, bekerja, liburan atau melakukan hobi. Tidak hanya berupa kegiatan, foto yang dibagikan pun dapat berupa benda yang mereka sukai. Mereka juga membagikan gaya berbusana from head to toe, atau yang biasa disebut dengan outfit of the day (ootd). Dan bahkan mereka juga tidak ragu untuk serta mengunggah foto selfie. Melalui Instagram, kita—khususnya para remaja—mampu menunjukkan potensi yang dimiliki.

Secara langsung maupun tidak, tanpa disadari kita dapat mengetahui karakter seseorang hanya dari feeds Instagram-nya. Apakah ia seseorang yang ceria, seseorang yang bijak, seseorang yang glamor atau tidak. Meskipun pepatah mengatakan, “don’t judge the book by its cover”, tetapi paling tidak secara parsial kita mampu mengetahui informasi dasar tentang mereka. Kita dapat mengetahui informasi seperti, apa pekerjaan atau pendidikannya, apa hobinya, apa warna favoritnya, siapa keluarga, dan teman dekatnya. Tidak menutup kemungkinan juga kita mampu mengetahui informasi yang bersifat sangat pribadi yaitu, tempat tinggal. Informasi yang kita dapat melalui foto atau video itulah yang sehingga memungkinkan kita untuk menebak kepribadian mereka.

Berkat media sosial, mengenali seseorang saat ini tidak serumit dahulu. Cukup membuka akun media sosial milik seseorang yang kita tuju, maka dengan mudah kita mendapatkan informasi tentangnya.

Melihat situasi seperti ini, sebagai generasi Y kita perlu bersikap bijak dan hati-hati dalam menggunakan media sosial. Baiknya kita mem-filter terlebih dahulu segala sesuatu yang akan kita unggah ke media sosial. Sebelum mengunggah foto atau video, coba pikirkan dua kali kira-kira apa respons yang akan diberikan oleh publik. Meskipun unggahan dapat dihapus, data kita masih tersimpan rapi di big data. Selain itu, mem-filter diperlukan agar kita dapat meminimalisir presepsi negatif yang diberikan orang setelah melihat feeds Instagram kita. Karena sejatinya makna terletak pada komunikan.

“Ah ngapain sih aku harus peduli apa kata orang lain. Ini akun Instagram punyaku kok, terserah dong aku mau posting apa aja di sini.”

Kalimat yang mungkin akan terujar adalah seperti di atas. Namun perlu kita pahami bahwa apa yang kita unggah adalah cerminan dari diri kita sendiri. Dan citra diri kita dapat terbentuk melalui apa yang kita unggah tersebut. Mungkin sekarang belum waktunya apa yang kita unggah menjadi bumerang bagi kita. Tapi nanti saat melamar pekerjaan atau mengikuti kompetisi, sadarkah bila aktivitas kita di sosial media juga akan menjadi bahan pertimbangan?

Maka, gunakanlah sosial media sebaik mungkin sebagai sarana aktualisasi diri secara lebih bijak dan berhati-hati. (ra/CNN)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account