Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Tangkal Radikalisme, Dosen Perguruan Tinggi Gaungkan Islam Moderat

Published 17/07/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Jombang, LiputanIslam,com– Dosen Universitas KH Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Akhmad Kanzul Fikri mengatakan bahwa maraknya gerakan radikalisme di kampus-kampus sekarang ini membuat banyak pihak prihatin. Oleh karena itu, beberapa waktu lalu ratusan dosen yang tergabung dalam Asosiasi Dosen Aswaja dan NU (Asdanu) berkumpul di Unwaha Jombang berdiskusi terkait strategi menyebarkan Islam moderat ala Nahdlatul Ulama (NU) di perguruan tinggi.

“Perkumpulan ini karena kami prihatin melihat kampus yang berpotensi menjadi sarang terorisme seperti di Riau. Ini bukan musibah tapi tantangan agar kita lebih kreatif dalam berdakwah,” ucapnya di Jombang, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Senin (16/7).

Fikri berharap kampus lebih bijak dalam mengizinkan setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa. Bijak yang bearti tidak mengekang kegiatan mahasiswa namun mendampingi kegiatan para mahasiswa. Dosen tidak hanya bertugas menyampaikan materi kuliah tapi juga menyelipkan pesan damai. Para dosen harus terus menyebarkan Islam moderat, Islam yang penuh kasih sayang.

“Dalam ranah akademik, sudah menjadi kelaziman jika kampus secara konsisten menggaungkan nilai-nilai dasar empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Bahkan baru-baru ini Menristekdikti Mohammad Natsir pernah mengatakan  ada tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berpotensi menjadi tempat bersemayamnya benih ajaran terorisme. Ini perlu disikapi oleh kampus dan dosen di semua kampus yang ada,” terangnya.

Para mahasiswa juga, lanjut dia, hendaknya bersikap menghargai perbedaan dan menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama. Menghormati tak berarti selalu harus membenarkan perbuatan tersebut. Namun, lebih pada menjaga kerukunan dalam bersosial.

“Islam intoleran menyasar anak muda karena mereka mudah dipengaruhi dan masih haus akan ilmu pengetahuan. Mereka berada dalam persimpangan jalan. Bila tanpa bimbingan orang dewasa maka mereka bisa menjadi sel-sel perusak,” ujar Fikri.

“Pasca lengsernya Presiden Soeharto banyak ideologi transnasional yang masuk ke Indonesia dan berkembang di kampus-kampus. Ideologi ini kadang membuat generasi muda latah dan lupa budaya asli Indonesia. Mereka mulai saling menyalah kan dan mengasingkan diri. Solusinya para dosen dan pihak kampus harus mengajarkan tiga pokok utama dalam beragama yakni at-tawasuth (moderat), at-tawazun (seimbang) dan al-i’tidal (tegak lurus),” tambahnya. (ar/NU Online).

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Timur Tengah

Pertama Kali, Pasukan AS Tembak Jatuh Drone Turki di Suriah

By Muhammad
Timur Tengah

Suriah Berkabung, Serangan Drone Teroris terhadap Akmil Tewaskan 80 Orang

By Muhammad
Timur Tengah

Serangan Udara Israel Lukai Dua Tentara Suriah

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account