Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Gus Mus: Islam Nusantara Beranjak Dari Tradisi Pesantren

Published 27/01/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: kumparan.com

Depok, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, KH Mustofa Bisri (Gus Mus) menyatakan bahwa Islam Nusantara beranjak dari tradisi pesantren. Bahkan menurutnya, jauh sebelum Nahdlatul Ulama (NU) lahir sudah ada kiai-kiai kampung yang menularkan ajaran Islam Nusantara.

Hal itu disampaikan Gus Mus pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, Haul Sewindu Gus Dur, Harlah ke-92 NU, dan Haul ke-21 tokoh NU Depok H Ismail Taufik, di Pondok Pesantren Ar-Ridho, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, seperti dilansir NU Online, pada Jumat (26/1).

Gus Mus menjelaskan bahwa istilah kiai dicetuskan pertama kali oleh orang Jawa. Orang-orang Jawa ketika memanggil siapa atau apa pun yang dihormati dengan sebutan kiai. Misalnya keris, tombak, kereta, dan bahkan kerbau.  Menurutnya, kiai merupakan sebutan untuk orang-orang yang mulia.

“Nah, ada orang yang sangat baik, akhlaknya mulia, maka disebut kiai. Mulai dari berobat sampai minta jodoh, semua datang ke kiai. Kalau ada orang di daerah lain menyebut kiai, maka itu pasti meniru orang Jawa. Kiai bukan artinya ulama, itu istilah budaya. Kiai tidak ada padanan kata yang pas dalam bahasa Arab,” ujarnya.

Sebagian besar orang yang disebut kiai, lanjut dia, merupakan sosok yang memiliki akhlak dan ilmu yang berasal dari sumber asli yakni, Nabi Muhammad. Kemudian, ilmunya itu memiliki sanad hingga ke Allah dan bisa dipertanggungjawabkan di akhirat nanti. “Kiai-kiai itu punya ciri yang sama karena cerminnya, panduannya, dan panutannya adalah Nabi Besar Muhammad,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa Allah tidak pernah memuji Nabi Muhammad karena alasan ketampanannya, kekayaaan, atau pun kecerdasan intelektualnya, tetapi Nabi Muhammad dipuji karena akhlaknya. “Kalau baca Al-Qur’an, dari Al-Fatihah hingga Annas, anda tidak akan pernah menemukan Rasulullah dipuji Allah karena kegantengannya yang melebihi Nabi Yusuf. Tetapi akhlaknya. Innaka la’ala khuluqin adzhim,” ungkapnya.

Gus Mus menambahkan, Nabi sendiri tidak mendapat pujian berupa kecerdasan melainkan karena akhlak mulianya. Sebab, agama adalah akhlak. “Makanya sekarang kalau ada yang ngaku ulama tapi akhlaknya buruk, jelas itu tidak mengikuti ajaran yang dibawa Kanjeng Nabi,” jelasnya. (Ar/NU Online).

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemikiran

Sejarah Penyebaran Manuskrip di Dunia Islam

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Timur Tengah

Pertama Kali, Pasukan AS Tembak Jatuh Drone Turki di Suriah

By Muhammad
Timur Tengah

Suriah Berkabung, Serangan Drone Teroris terhadap Akmil Tewaskan 80 Orang

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account