Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Ini Penjelasan Godaan Ngantuk Sejak Sahur Sampai Berbuka

Published 05/06/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com– Rasa kantuk bagi banyak orang adalah salah satu godaan utama saat menjalankan puasa Ramadan. Dari selepas sahur hingga berbuka, selalu ada alasan untuk merasa lemas dan tidak bertenaga.

Bangun lebih pagi dari biasanya untuk menyiapkan makan sahur, adalah alasan pertama yang muncul dalam siklus ngantuk. Di hari-hari pertama puasa, tubuh masih beradaptasi untuk menyesuaikan ritmenya karena biasanya masih terlelap pada waktu-waktu tersebut.

Selepas makan sahur, apakah menjadi lebih bertenaga? Ternyata belum tentu juga. Lonjakan gula darah yang terjadi dalam 30 menit pertama setelah makan menjadi alasan kedua untuk merasa ngantuk!

Banyak yang memilih untuk melanjutkan tidurnya pada fase ini, alih-alih memulai lebih awal aktivitas sehari-harinya.

Saat di kantor, rasa kantuk akan kembali menyerang ketika menjelang waktu makan siang. Dalam 5-6 jam setelah makan sahur, cadangan glukosa sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi, akan mulai menipis. Ketika tidak sedang berpuasa, ini adalah waktu yang tepat untuk ngemil snack dan menyeruput secangkir teh manis. Selepas tengah hari, terkadang tubuh justru terasa lebih berenergi. Ketika itu, cadangan glukosa sudah benar-benar habis dan tubuh mulai mengubah sistem metabolismenya. Lemak yang memang berfungsi sebagai cadangan kalori, mulai dipecah-pecah menjadi keton untuk menggantikan glukosa.

Nah jika ada yang menyebut puasa sangat efektif menurunkan berat badan, maka mekanisme inilah yang bisa menjelaskannya.

Namun sumber energi dari lemak punya kekurangan dibanding glukosa, yang berasal dari hasil memecah-mecah karbohidrat. Molekul keton lebih besar dibanding glukosa, sehingga lebih sulit menembus barrier darah-otak. Akibatnya meski tubuh terasa lebih bertenaga, konsentrasi cenderung tetap menurun karena otak tetap kekurangan bahan bakar.

Sampai akhirnya tiba waktu berbuka puasa. Tubuh kembali mendapat asupan glukosa dan karbohidrat dari kurma, kolak, sop buah, dan sebagainya. Dan inilah yang akan membuat siklus ngantuk terus berlanjut. Lonjakan kadar glukosa atau gula darah akibat makan berlebihan saat berbuka, lagi-lagi bisa membuat salah Tarawih terganggu oleh rasa kantuk. (ra/detik)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account