Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Batasi 5 Makanan Ini Agar Terhindar dari Kanker

Published 28/06/2016 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

kankerJakarta, LiputanIslam.com–Makanan yang sehari-hari dikonsumsi bisa saja jadi pemicu pertumbuhan sel kanker. Karena itu sebagai pencegahan, batasi konsumsi makanan tertentu.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyebutkan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwatidak ada bukti kopi bersifat karsinogenik. Namun risiko kanker bisa muncul jika minum kopi atau cairan apapun yang panasnya mencapai lebih dari 65 derajat Celcius.

Memang berbagai penelitian kerap menambahkan dan menghapus jenis makanan dari daftar potensi kanker. Akan tetapi beberapa makanan sudah dikenal karsinogenik. Seperti 9 makanan berpotensi memunculkan kanker yang dirangkum Yahoo India (24/06) berikut ini.

1. Daging olahan

Pada tahun 2015, sebuah studi yang dilakukan IARC menempatkan daging olahan dalam kategori 1 substansi penyebab kanker (paling karsinogenik). Menurut studi, konsumsi setiap hari 50 gram daging seperti sosis, ham dan bacon yang melalui proses pengasapan, penggaraman, pengawetan atau ferementasi, bisa meningkatkan risiko kanker usus besar sebesar 18 persen.

Daging olahan mengandung bahan kimia seperti sodium nitrite dan sodium nitrate yang keduanya terkait dengan peningkatan risiko kanker. IARC juga mengklasifikasikan daging merah sebagai kemungkinan karsinogen. Oleh karena itu, disarankan hanya makan daging segar yang tidak diawetkan. Terutama dari hewan yang diberi pakan rumput (grass-fed). Pola makan tinggi buah-buahan, serat dan sayuran merupakan alternatif lebih baik.

2. Microwave Popcorn

Popcorn sendiri mungkin tidak terlalu buruk. Namun beberapa kantung tempat microwave popcorn dilapisi asam Perfluorooctanoic (PFOA) guna mencegah minyak merembes ke kertas. Zat kimia buatan manusia itu ketika dipanaskan menyebabkan kemandulan, kanker dan penyakit lainnya pada hewan yang diuji di laboratorium.

Selain itu, perasa mentega dan aroma pada microwave popcorn mengandung zat kimia peningkat aroma yang dikenal sebagai diacetyl, yang dikaitkan dengan penyakit paru-paru. Oleh karena itu, pilihan sehat adalah membeli biji jagung oganik untuk popcorn kemudian membuatnya sendiri secara manual dengan panci atau wajan.

3. Tepung putih dan gula dimurnikan
Tepung putih dimurnikan (refined white flour) sangat umum ditemukan pada sebagian besar roti, kue dan camilan olahan lainnya. Bahan ini memiliki nilai gizi nol dan diputihkan memakai chlorine gas. Kandungan indeksi glikemiknya tinggi yang menyebabkan kenaikan pesat kadar gula darah dan memicu peningkatan resistensi insulin. Hal tersebut dapat membuat kanker tumbuh dan sel kanker menyebar. Sebaiknya pilihlah alternatif sehat seperti tepung gandum utuh, tepung almond, tepung kedelai sebagai gantinya.

Sementara sirup jagung tinggi fruktosa (HFCS) dan jenis gula dimurnikan (refined sugar) lainnya termasuk makanan terbesar penyebab kanker. Glukosa memberi makan tiap sel di tubuh. Sel-sel kanker mengambil gula sebanyak 10-12 kali dari tingkat sel-sel sehat.

Menurut Otto Warburg, pemenang Nobel tahun 1931 di bidang kedokteran, sel kanker diketahui berkembang dalam lingkungan asam dan dengan pH sekitar 6,4, gula cukup tinggi keasamannya. Kelebihan konsumsi gula juga menyebabkan obesitas dan sejumlah besar kasus kanker akibat kelebihan lemak tubuh. Alternatif sehat untuk gula seperti madu, daun stevia dan gula dari kurma.

4. Makanan yang diawetkan dengan garam
Meski garam sangat penting dalam makanan, namun konsumsi makanan tinggi garam bisa meningkatkan risiko kanker perut. Garam diketahui meningkatkan aksi bakteri Helicobacter pylori. Ini bisa menyebabkan peradagangan dan tukak lambung, yang kemudian bisa berkembang jadi kanker lambung.

Makanan yang melalui proses pengasinan juga harus dihindari. Sebab selain tinggi garam, makanan pun biasa diawetkan dengan penggunaan bahan kimia seperti nitrat atau nitrit. Walau zat ini tidak menyebabkan kanker langsung, dalam kondisi tertentu bisa berubah jadi produk turunan disebut senyawa N-nitroso. Seperti nitrosamines dan nitrosamides yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Sebaiknya hindarilah pembelian makanan kemasan. Konsumsi makanan segar dengan sedikit garam. Anda juga bisa mengurangi jumlah garam pada makanan dan memakai rempah-rempah. Misalnya lemon, kapulaga, kayu manis, cabai dan lainnya untuk menambah rasa.

5. Minyak terhidrogenasi

Diantara makanan paling berbahaya adalah minyak terhidrogenasi. Hidrogenasi merupakan proses menambah hidrogen ke minyak untuk membuatnya lebih kental dan meningkatkan daya tahan. Minyak terhidrogenasi juga dikenal sebagai lemak trans, terkadang dipakai dalam kue, biskuit dan makanan olahan lainnya. Konsumsi lemak trans dikaitkan dengan kanker payudara. (ra/detikcom)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account