Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Sejarah LGBT

Published 01/06/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

LGBT2LiputanIslam.com–Perkembangan dunia homoseksual semakin pesat sejak abad XI Masehi. Pro dan kontra keberadaan komunitas tersebut bertambah banyak. Pengunaan istilah LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) mulai tercatat sekitar tahun 1990-an.

Sebelum masa “Revolusi Seksual”, pada tahun ’60-an tidak ada istilah khusus untuk menyatakan orang yang non-heterosksual (orang yang memiliki orientasi seks selain heteroseksual). Kata yang mungkin paling mendekati adalah istilah “third gender” sekitartahun 1860-an. Sayangnya, istilah tersebut kurang diterima secara meluas oleh masyarakat.

Revolusi seksual merupakan istilah umum yang digunakan untuk meggambarkan perubahan sosial politik (1960-1970) mengenai seks. Dimulai dengan kebudayaan free love, yaitu jutaan kaum muda menganut gaya hidup sebagai hippie. Mereka menyerukan kekuatan cinta dan keanggunan seks sebagai bagian dari hidup yang alami atau natural. Para hippie percaya bahwa seks adalah fenomena biologi yang wajar sehingga tidak seharusnya dilarang dan ditekan.

Istilah homophile dan homoseksual mulai digunakan setelah revolusi seksual. Namun, kebanyakan orang menganggap istilah tersebut cenderung berkonotasi negatif karena seakan-akan hanya menekankan unsur kegiatan seks.

Kata gay dan lesbian kemudian berkembang secara meluas menggantikan istilah homoseksual sebagai identitas sosial dalam masyarakat. Istilah ini lebih disukai dan dipilih oleh banyak orang karena simpel dan tidak membawa kata seks.

Istilah “biseksual” muncul belakangan, tepatnya setelah diketahui bahwa ada orang yang mempunyai orientasi seksual terhadap sesama jenis dan lawan jenis. Walaupun sebagian orang beranggapan bahwa biseksual sebenarnya adalah kaum gay atau lesbian yang takut atau malu untuk menyatakan diri sebagai gay, istilah ini tetap bertahan dan dipakai dalam banyak pembicaraan. Singkatnya, ketiganya dikenal dalam istilah LGB.

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan psikologi memunculkan istilah baru yang tidak termasuk gay, lesbian, dan biseksual, yaitu transgender. Semakin lengkaplah istilah sebelumnya menjadi LGBT sebagai gambaran non-heteroseksual.

Saat ini komunitas LGBT sudak diakui secara formal atau informal oleh banyak negara. Sebagian besar gerakan mereka mengatasnamakan hak asasi manusia.

*dikutip dari buku Anakku Bertanya tentang LGBT oleh Sinyo Egie

Baca : Tips Mendidik Anak Agar Tidak Tertular LGBT

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account