Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Filsafat Islam sebagai Way of Thinking, Solusi Menghadapi Problema Sosial di Era Industri 5.0

Published 20/10/2022 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

 

Dr. Kholid Al-Walid, Ketua Asosia Akidah dan Filsafat Islam 2022-2026

Yogyakarta, LiputanIslam.com –Mengapa mesti ada studi filsafat? Apa pentingnya belajar filsafat di zaman sekarang –filsafat Islam lagi? Ini adalah pertanyaan yang sangat sering mengemuka dihubungkan dengan fakta adanya studi filsafat Islam yang diajarkan di perguruan-perguruan tinggi Islam di Indonesia. Para akademisi di bidang ini bahkan bergabung ke dalam sebuah wadah bernama Asosiasi Akidah dan Filsafat Islam (AAFI).

Baru-baru ini, AAFI bekerja sama dengan Program S-2 Akidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Lokakarya Akidah dan Filsafat Islam (AFI) dan Pengukuhan Pengurus AAFI Periode 2022 – 2026. Lokakarya dan pengukuhan pengurus baru tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Keisha, Yogyakarta 19 – 21 Oktober 2022. Menurut ketua penyelenggara lokakarya, Dr. Imam Iqbal, acara ini dihadiri oleh para perwakilan dari 26 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Hal yang menarik dari lokakarya ini adalah terpilihnya Dr. Kholid Al-Walid sebagai ketua asosiasi periode 2022-2026. Dr. Kholid adalah seorang doktor filsafat Islam dan pernah belajar cukup lama di Iran, negeri yang dikenal sebagai salah satu pusat studi filsafat Islam di dunia, karena dari Negeri Persia inilah lahir para filsuf Islam terkenal seperti Ibnu Sina, Suhrawardi, hingga Mulla Sadra. Tentu saja, dunia filsafat Islam modern mengenal para filsuf ternama seperti Muthahhari, Thabathabai, hingga Misbah Yazdi. Dengan pengalaman intelektual yang unik seperti itu, Dr. Kholid sebagai ketua AAFI yang baru diharapkan akan memberikan inovasi baru dalam perkembangan filsafat Islam di Indonesia.

Pengurus AAFI 2022-2026

Selama ini, studi filsafat Islam dikesankan hanya sebatas studi yang mengawang-awang, sehingga tidak sampai memberikan sumbangsih yang nyata dan relevan dengan problem yang dihadapi oleh bangsa. Dalam sambutannya saat dilantik, Dr. Kholid yang juga adalah Ketua STAI Sadra, Jakarta, menyatakan bahwa bangsa Indonesia saat ini sangat memerlukan sumbangsih pemikiran para penstudi akidah dan filsafat Islam, dan sumbangsih itu tidak hanya disampaikan di ruang-ruang kelas.

Sementara itu, Prof. Mukhtasar Syamsuddin dalam sambutannya menyatakan bahwa pemikiran kefilsafatan selama ini hanya identik dengan way of life. Prinsip seperti itu menurut Prof Mukhtasar menyebabkan filsafat sulit berkembang, karena prinsip ini bermakna bahwa filsafat itu sangat ideologis dan dogmatis. Padahal, filsafat juga sebenarnya punya dimensi sebagai way of thinking. Menurut Prof. Mukhtasar, perlu dipikirkan bagaimana menempatkan filsafat sebagai way of thinking.

Apa yang disampaikan oleh Prof. Mukhtasar ini sebenarnya sangat bersesuaian dengan salah satu pengertian filsafat, di mana dikatakan bahwa ilmu ini mengajarkan manusia untuk berpikir radix (mendalam, hingga ke akarnya).  Di dunia filsafat dikenal prinsip bahwa berpikir filsafat itu dicirikan dengan upaya menggali dan menyelami kenyataan atau ide sampai ke akar-akarnya, untuk menemukan dan mengangkat dasar-dasar pemikirannya secara utuh ke permukaan.

Sementara itu, cendekiawan Muslim Prof. Dr. Amin Abdullah dalam paparan tentang Pengembangan Bidang Kajian Aqidah dan Filsafat Islam di Era Society 5.0. mengatakan bahwa AFI justru punya potensi untuk memberikan sumbangsih yang sangat strategis di era sekarang ini. Menurut Pro. Amin, era society 5.0. dikenal dengan istilah better human life society, sehingga, menurutnya, di zaman sekarang, fokusnya bukan lagi kepada teknologinya, melainkan kepada manusianya, apakah mereka bisa bahagia atau tidak dengan segala macam fasilitas dan teknologi di era modern ini. Di sinilah filsafat bisa memberikan sumbangsih. Hanya saja, sayangnya, filsafat selama ini banyak diabaikan. Bahkan, dalam konteks akidah Islam, ada kecenderungan untuk memberikan stiga sesat dan kafir kepada studi fisafat ini. Padahal, tanpa belajar filsafat, tak mungkin muncul sikap berpikir kritis, sementara di zaman ini, manusia berhadapan dengan beragam aliran pemikiran dari mulai half-truth, post-truth, hingga non-truth.

Jadi, menurut Prof. Amin, kaum Muslimin justru sangat membutuhkan filsafat Islam, dan menjadi tanggung jawab para akademisi filsafat, khususnya yang tergabung ke dalam AAFI untuk menjawab tantangan ini. (os/li)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Pemikiran

Peran Filologi dalam Memahami Teks Filsafat Islam

By Rachel
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account