Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Menghormati Suami

Published 27/01/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

love2liputanislam.com — Setiap orang tentu berkeinginan untuk dihormati orang lain, menyukai orang yang menghormatinya, dan menjauhi siapapun yang tidak menghormati dan menghargai dirinya.

Wahai para wanita terhormat, belum tentu suami Anda akan terpuaskan oleh penghormatan orang lain. Setiap hari, dirinya harus berhadapan dengan ratusan orang yang memiliki watak yang berbeda beda mulai dari santun hingga lancang. Tak tertutup kemungkinan salah satu dari mereka pernah melontarkan hinaan yang menjatuhkan kepribadian suami Anda. Karena itu, tentu dirinya mat menanti kecintaan dan kasih sayang dari Anda. Sesungguhnya kecintaan Anda tercermin dari penghormatan yang anda berikan kepadanya. Janganlah Anda bakhil (kikir) dari menghormatinya.

Percayalah, dengan menghormatinya sepenuh hati kepribadian suami Anda yang acapkali diinjak injak di luar rumah  akan hidup kembali. Pujian dan penghormatan yang Anda suarakan dari dalam lubuk hati tidak akan menenggelamkan kewibawaan diri Anda. Sebaliknya hal itu akan menambah kekuatan, keyakinan dan kerajinan suami Anda dalam beraktivitas, sekaligus membebaskan suami Anda dari kecemasan yang tidak perlu.

Wahai wanita mulia! Biasakan diri Anda untuk selalu memulai salam kepada suami Anda. Upayakanlah untuk membicarakan sesuatu yang disukainya. Janganlah Anda memotong ucapannya. Saat bercakap cakap dengannya, sebaiknya Anda bertutur kata yang santun. Jangan sampai suara Anda lebih keras daripada suaranya. Dahulukan dirinya dalam setiap majelis percakapan.

Perlihatkan kepada setiap orang bahwa Anda selalu menghormatinya. Ajarkan anak Anda untuk selalu menghormatinya. Dan tegurlah anak Anda bila berlaku kurang ajar padanya. Jangan sampai Anda mengabaikan suami Anda dan pura pura tidak mengenalnya ketika Anda bersama dirinya tengah berkumpul di tengah keluarga besar Anda.

Ketika Anda membukakan pintu untuk suami Anda, kembangkanlah senyuman dan sambutlah dengan wajah ramah. Duhai, seandainya Anda mengetahui pengaruh yang timbul dari perlakuan  terhadap suami Anda yang tampak ringan ini. Anda tentu tahu bahwa suami Anda acapkali dilanda berbagai persoalan di luar rumah.  Namun apabila dia menjumpai Anda menyambutnya dengan senyuman tersungging di bibir nan ramah, niscaya kepenatan dan lelah dirinya akan mendadak sirna. Segenap beban persoalan dirinya seketika itu juga akan terlupakan.

Lebih dari itu, semangat hidupnya akan pulih kembali. Alhasil usulan saya ini membingungkan sebagian wanita dengan mengatakan “Apakah kami mesti menyambut kedatangan suami dengan senyuman dan penghormatan, padahal mereka (para suami) bukanlah orang baru bagi kami?”

Wahai wanita terhormat ! Dalam memeperlakukan siapapun, kita mesti memakai adat dan sopan santun. Termasuk kepada orang dekat kita. Tak seorangpun berani mengatakan bahwa sopan santun tidak lagi diperlukan dalam berhubungan dengan kerabat kita sendiri. Orang yang kita cintai harus disambut dan diperlakukan dengan cara yang khas. Seyogyanya setiap orang menghormati setiap kepala keluarga masing masing. Tatkala sang kepala keluarga tersebut pulang dari tempatnya bekerja, sudah sepantasnya kaum kerabat dan anak anaknya menyambut dengan hangat dirinya.

Mengapa seorang tamu disambut begitu santun dan hangat sementara kepala rumah tangga yang sejak pagi buta hingga petang hari bekerja keras menghadapi persoalan rumit demi memenuhi kebutuhan rumah tangga disambut dingin ketika pulang ke rumah? Wahai para ibu, berkat jerih payah dan keikhlasannya bekerja suami Anda jelas layak disambut hangat ketika pulang ke rumah sebagaimana sambutan Anda kepada tamu Anda yang mulia. Tidakkah suami Anda layak memperoleh senyuman ramah dan kata yang lembut yang dapat menghibur hatinya mengingat ia telah menghabiskan sebagian besar usianya demi memenuhi kebahagiaan dan keselamatan keluarganya?

(Dikutip dari buku Hak Suami dan Istri, karya Prof Ibrahim Amini, hal 32 sd 33)

(liputanislam.com/AF)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account