Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Ada apa dengan Virus Corona?

Published 09/03/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Isu dan spekulasi tentang virus Corona semakin liar dan tak terduga. Dalam kasus terakhir, Masjidul Haram dikabarkan kosong dari jamaah yang mau melakukan salat, tawaf, ataupun yang mau melakukan ibadah umrah (melakukan tawaf dan sa’i). Memang ada pelarangan dari otoritas Arab Saudi. Akan tetapi, tanpa ada pelarangan pun, kaum Muslimin di Timur Tengah saat ini dilanda kepanikan sehingga enggan mendatangi tempat-tempat kerumunan, terlebih jika tempat kerumunan itu melibatkan banyak orang asing.

Rumor dan analisis politik pun bercampur-baur menjadi satu, dan semakin liar. Ada dugaan kuat bahwa Corona adalah senjata bilologis yang dibuat oleh Israel dan AS. Indikatornya adalah sangat minimnya kasus Corona di kedua negara itu; sementara di sisi lain, negara yang paling banyak terkena virus ini adalah Iran (di Timur Tengah) dan Cina. Kedua negara ini adalah musuh AS dan Israel. Cina merupakan rival kuat kekuatan ekonomi AS/Yahudi, di mana kekuatan ekonomi dunia perlahan namun pasti mulai dipegang oleh Negeri Tirai Bambu itu. Sedangan Iran adalah musuh politik paling mengancam bagi AS dan Israel. Negeri Kaum Mullah ini tetap ‘membandel’ meskipun disanksi dan diembargo.

Isu Corona juga menunjukkan terjadinya sebuah pola baru dari komunikasi dan informasi dalam tatanan global. Kita bisa melihat betapa sangat mudahnya informasi (baik yang sifatnya faktual atau sekedar hoax) tersebar secara luas hanya dalam hitungan menit, ke seluruh penjuru dunia. Kita melihat, bagaimana sejumlah media menyalahgunakan pola baru ini untuk menangguk keuntungan bisnis (pola klikbait). Semua informasi dikemas dengan cara bombastis, tak mempedulikan apakah informasi itu benar atau salah. Atau, seandainyapun informasinya memang benar, mereka juga tak peduli, apakah informasi itu bermanfaat atau malah menciptakan kerugian, misalnya malah membuat kepanikan yang sangat merugikan.

Industri informasi juga menyalahgunakan efek ‘kekuatan-kesan-pertama’ dalam pola komunikasi. Dalam ilmu komunikasi dikatakan bahwa kesan pertama yang diterima oleh pembaca/pendengar terkait dengan sebuah informasi sangatlah kuat dan akan menempel dalam waktu sangat lama. Sedemikian kuatnya kesan dari informasi pertama itu (apalagi jika dikemas dengan cara bombastis), informasi berikutnya yang mengklarifikasi biasanya tidak efektif. Ralat seringkali tak ada gunanya manakala informasi  sudah terlanjur tersebar.

Pola komunikasi yang disalahgunakan saat membingkai isu virus Corona ini betul-betul telah menciptakan kemudaratan yang sangat banyak. Yang pertama adalah disintegrasi sosial. Kini, setiap orang dengan mudahnya merasa takut untuk berinterkasi satu sama lain, atau bepergian ke tempat-tempat kerumunan. Kedua adalah masalah ekonomi. Terjadi panic-buying atas komoditas sehari-hari. Tempat-tempat wisata juga semakin sepi yang membuat terhentinya roda ekonomi penunjang (bisnis transportasi, perhotelan, cindera mata, dll).

Kerugian berikutnya justru malah terkait dengan dampak Corona ini terhadap kesehatan. Kekeliruan pemahaman soal Corona dan penanganannya malah menciptakan stress yang membuat menurunnya imunitas tubuh. Ditambah lagi ada banyak kasus di mana seseorang yang terduga terkena paparan Corona malah ditangani dengan cara keliru, yang malah menyebabkan kematian bagi dirinya. Padahal, sebagai virus yang bisa dilawan dengan antibodi, virus Corona bisa jadi cukup dihadapi dengan banyak beristirahat di rumah dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

Kita jadi bertanya-tanya, jangan-jangan konspirasi yang digelar oleh imperium dunia itu (seandainya memang ada) bukan dalam bentuk penciptaan virus Corona sebagai senjata biologis, melainkan cukup dengan memanfaatkan pola komunikasi dan informasi seputar virus Corona yang memang terbukti telah menciptakan kehebohan irasional. Bagaimanapun juga, informasi dan komunikasi itu sudah menjadi komoditas industri, di mana para penguasanya adalah koorporasi-koorporasi trans-nasional milik mereka. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Mengaku Siap Melancarkan Serangan Besar terhadap Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Penasehat Ayatullah Ali Khamenei: Kami akan Ratakan Puluhan Pusat Israel dengan Tanah

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Pastikan Tidak akan Pernah Membiarkan Agresi Israel Terhadapnya

By Muhammad
Timur Tengah

IRGC Pastikan akan Segera Membalas Telak Jika Israel Menyerang Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account