Hari Pancasila, Menag: Jaga Kerukunan dan Jadi Masyarakat Produktif

0
44

Sumber: askara.co

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama (Menag) mengatakan bahwa Peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun 2020 ini dapat menjadi momentum untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat rasa persaudaraan antar sesama anak bangsa. Semangat Hari Lahir Pancasila harus jadi penguat kegotongroyongan dan menjadi masyarakat Indonesia yang produktif.

“Memperingati Hari Lahir Pancasila saat pandemi ini harus bisa menjadi momentum untuk mewujudkan keberagamaan kita dalam aksi-aksi kebersamaan merawat kemanusiaan,” ucapnya di Jakarta pada Senin (1/6).

“Mari terus jaga kerukunan dan perkuat kegotongroyongan umat beragama menuju masyarakat produktif dan aman Covid,” tambahnya.

Menurut Menag, kita bangsa Indonesia patut bersyukur menjadi negara yang relijius, telah menjadikan ketuhanan sebagai pilar utama berkehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Karenanya, tidak perlu lagi ada yang menghadap-hadapkan antara komitmen terhadap Pancasila dengan komitmen beragama.

Terlebih isi Pancasila itu semuanya nilai substantif agama. Pancasila sangat agamis. “Lima sila Pancasila mengingatkan bangsa Indonesia bahwa berketuhanan Yang Maha Esa menjadi jiwa dan landasan atas sikap cinta tanah air, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, gotong royong mengutamakan kebersamaan, serta peduli pada sesama,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Senin pagi Menag Fachrul mengikuti mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual bersama Presiden, Wakil Presiden, Menteri dan para pimpinan tinggi lembaga negara. Peringatan Hari Lahir Pancasila 2020 mengangkat tema “Pancasila dalam Tindakan Melalui Gotong Royong menuju Indonesia Maju”.

“Peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat,” tegas Presiden Jokowi.

Baca: Menteri Agama Umumkan Soal Kepastian Haji 2020

“Pancasila dapat menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan. Pancasila juga menggerakkkan rasa kepedulian bangsa untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri, dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang dihadapi,” tambahnya. (aw/kemenag/setkab).

 

DISKUSI: