AssadInterview2LiputanIslam.com — Perang Suriah telah berlangsung selama empat tahun, dan tak terlihat tanda-tanda akan segera berakhir. Bagaimana sikap pemerintah Suriah hari ini? Adakah kemungkinan perang ini akan diselesaikan melalui jalur politik? Berikut ini adalah wawancara antara Jonathan Tepperman dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad, seperti dilansir Foreign Affairs.

Jonathan Tepperman (JT): Langkah-langkah apa yang akan Anda siapkan untuk menunjukkan kepada Washington bahwa Anda bersedia untuk bekerja sama?

Bashar al-Assad (BA): Saya pikir, justru mereka yang harus menunjukkan itikadnya. Kami sudah berjuang memerangi terorisme di wilayah, dan kami tidak perlu menyiapkan langkah khusus.

JT: Saat ini AS sedang melatih 5.000 orang yang dijadwalkan akan masuk ke Suriah pada bulan Mei. Sekarang, Jenderal AS, Joh Allen, dengan sangat hati-hati menyatakan bahwa pasukan tersebut tidak diarahkan untuk melawan pemerintah Suriah, melainkan fokus untuk memerangi ISIS. Apa yang Anda lakukan jika pasukan ini memasuki Suriah? Apakah Anda mengizinkan mereka masuk? Apakah Anda akan menyerang mereka?

BA: Setiap tentara yang tidak bekerja sama dengan tentara Suriah adalah ilegal dan mereka harus diperangi. Itu sangat jelas.

JT: Bahkan jika ini membawa Anda ke dalam konflik dengan AS?

BA: Tanpa kerjasama dengan tentara Suriah, mereka adalah pasukan ilegal, dan boneka dari negara lain, sehingga mereka akan bertempur seperti milisi ilegal lainnya melawan tentara Suriah. Tapi hal ini memunculkan pertanyaan lain. Obama menyatakan bahwa mereka adalah kelompok ‘fantasy’. Bagaimana mungkin sebuah fantasi menjadi kenyataan?

JT: Saya pikir itu terjadi karena mereka mengikuti program pelatihan.

BA: Jika demikian, itu berarti tidak mungkin ada kelompok ekstremis yang moderat.

JT: Masih ada beberapa pihak yang moderat dari kelompok oposisi. Mereka lebih lemah, dan terus melemah sepanjang waktu. Tapi saya mengira, pemerintah AS berusaha dengan sangat hati-hati agar kelompok ini tidak menjadi radikal.

BA: Tapi pertanyaannya adalah, mereka yang Anda sebut sebagai oposisi – kami menyebut mereka pemberontak – mengapa mereka menjadi lemah dan terus melemah? Mereka lemah karena perkembangan krisis Suriah. Membawa 5.000 pasukan dari luar akan membuat sebagian besar dari mereka akan bergabung dengan ISIS ataupun kelompok lain. Jadi itulah sebabnya saya mengatakan bahwa semua itu hanyalah ilusi semata. Bukan jumlah 5.000 yang ilusi, tetapi strategi AS.

Salah satu foto palsu BBC yang digunakan sbg propaganda konflik Suriah

Salah satu foto palsu BBC yang digunakan sbg propaganda konflik Suriah

JT: Hal yang membuat Washington enggan untuk bekerjasama secara legal dengan Anda adalah pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh pemerintah Suriah. Tuduhan ini tidak hanya berasal dari pemerintah AS, tetapi juga dari Komite Hak Asasi Manusia PBB, dan Komisi Investigasi Khusus PBB.  Anda sudah familiar dengan tuduhan ini, saya yakin. Mereka termasuk menolak akses bagi untuk menyalurkan bantuan ke kamp-kamp pengungsi, melakukan pengeboman sembarangan yang menyasar rakyat sipil, bukti foto disediakan oleh pembelot yang menggunakan nama Caesar. Ia melakukan presentasi kepada Kongres AS yang menunjukkan penyiksaan yang mengerikan dan pelecehan di penjara Suriah. Apakah Anda siap untuk mengambil tindakan terhadap masalah ini agar kerjasama dengan Amerika Serikat lebih mudah?

BA: Adalah sesuatu yang sangat lucu, dan ini kali pertama dalam sejarah, dimana sebuah keputusan suatu pemerintah berdasarkan atas evaluasi pada media sosial. Kami menyebutnya administrasi media sosial, bukan politik. Tak satu pun dari tuduhan yang Anda sebutkan di atas memang konkret. Ini hanyalah sebuah tuduhan. Anda dapat membawa foto darimana saja, lalu Anda mengatakan bahwa foto ini adalah bukti dari penyiksaan. Lalu, siapa yang mengambil gambar tersebut? Tidak ada yang tahu. Tidak ada verifikasi atas setiap bukti. Maka, itu semua hanyalah tuduhan tanpa bukti.

JT: Tapi foto yang ditunjukkan Caesar telah dilihat oleh peneliti Eropa yang independen.

BA: Tidak. Mereka didanai oleh Qatar. Lalu mereka mengatakan gambar itu dengan sumber anonim. Jadi tidak ada yang jelas atau terbukti. Gambar-gambar itu tidak jelas merujuk kepada siapa. Misalnya hanya ada gambar kepala, dengan beberapa tengkorak. Siapa bilang ini dilakukan oleh pemerintah? Bukankah bisa saja ini justru dilakukan oleh pihak pemberontak? Kata siapa korban penyiksaan ini berada di Suriah, dan bukan di tempat lain? Misalnya, foto yang diterbitkan di awal krisis, ternyata berasal dari Irak dan Yaman.

Kedua, AS pada khususnya dan Barat pada umumnya tidak dalam posisi yang patut untuk berbicara tentang hak asasi manusia. Mereka bertanggung jawab atas sebagian besar pembunuhan di wilayah, terutama AS setelah masuk ke Irak, dan Inggris setelah menyerang Libya. Lalu situasi di Yaman, lalu di Mesir dengan mendukung Ikhwanul Muslimin, dan terorisme di Tunisia. Semua masalah ini terjadi karena AS. Merekalah pihak yang pertama kali menginjak-injak hukum internasional dan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB, bukan kami.

JT: Terlepas dari benar atau tidak, tetapi itu adalah masalah yang terpisah. Semua itu tidak berarti pemerintahan Anda terlepas dari tanggung jawab.

BA: Tidak. AS telah menuduh, jadi kami harus menjawab dari sisi tersebut. Saya tidak mengatakan bahwa pada pelanggaran hak asasi manusia pemerintah Suriah boleh lepas dari tanggung jawab. Itu adalah masalah lain.

Bagian kedua dari pertanyaan Anda adalah tentang tuduhan. Sifatnya masih dugaan. Jika Anda menginginkan agar saya menjawab, maka saya hanya  menjawab tentang sesuatu yang konkret, terbukti, dan diverifikasi.

JT: Apakah Anda siap untuk menyangkal bahwa ada penyiksaan dan penganiayaan tahanan di Suriah?

BA: Jika ada cara berimbang dan adil untuk memverifikasi semua tuduhan tersebut, tentu kami siap. Hal itu akan menjadi bagian dari kepentingan kami.

JT: Apa dampak atas kesepakatan nuklir AS-Iran terhadap Suriah?

BA: Tidak ada, karena krisis di sini tidak pernah menjadi bagian dari negosiasi nuklir, dan Iran menolak untuk mengkondisikan hal tersebut. Dan itu adalah sikap yang benar, karena tidak ada hubungan antara keduanya.

JT: Namun banyak yang mengantisipasi bahwa jika Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan, hal itu akan membuat kerja sama antara kedua negara jauh lebih mudah. Karenanya, berbagai pihak mulai bertanya-tanya apakah Iran mungkin memutuskan untuk mengurangi dukungan untuk Suriah sebagai bentuk kerjasama dengan pemerintah AS.

BA: Kami tidak pernah mendapatkan informasi mengenai hal, tidak pernah sama sekali. (ba)

Previous…

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL