Mashad 1Oleh: Syarief Hiedayat*

Di sela-sela liburan tahun baru Iran tanggal 1 Farwardin awal musim semi atau sekitar tanggal 21 Maret, saya dan kawan-kawan menggunakan hari libur tersebut untuk mengunjungi kota yang selalu dirindukan oleh banyak orang yaitu kota Mashad.

Kota Mashad mungkin tidaklah asing, terutama bagi mereka yang bermazhab Syiah. Bagi mereka Mashad merupakan salah satu kota suci karena di kota ini terdapat makam salah satu Imam, yaitu Imam Ali bin Musa ar Ridho.

Selain itu, Mashad merupakan kota terbesar dan terpadat kedua setelah Teheran, bisa dikatakan pula merupakan kota  metropolitan kedua setelahnya. Mashad pernah menjadi ibukota Iran pada zaman kerajaan Afsyariyan. Sedangkan pada masa kepemimpinan Mahmoud Ahmdinejad, Mashad diresmikan sebagai ibukota spiritual Republik Islam Iran.

Salah satu ruangan dalam haram Imam Ridho

Salah satu ruangan dalam haram Imam Ridho

Mengunjungi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi oleh orang ini merupakan anugerah bagi saya. Dan selama tiga hari saya tinggal di kota ini tentu tidak saya sia-siakan, selain berziarah ke makam Imam Ridho saya pun mencoba menelusuri tempat-tempat rekreasi lainnya yang ada di kota besar ini.

Ziarah ke Haram Imam Ridho

Pada hari pertama saya dan kawan-kawan menghabiskan waktu untuk berkeliling di sekitar Haram dan berziarah ke Imam Ridho. Haram Imam Ridho selalu penuh setiap harinya dan tak pernah sepi. Untuk masuk ke makam Imam Ridho kita harus melewati beberapa sahn (ruangan yang dikelilingi oleh tembok) dan bast (ruangan). Ada beberapa sahn yang mengelilingi Haram, di antaranya: Sahn Inqilab, Sahn Azadi, Sahn Imam Khomeini, Sahn Masjid Gowharshad, Sahn Quds, Sahn Jumhuri Islami, Sahn Jameh Razavi, dan Sahn Gadeer. Di setiap sahn banyak pula terdapat pusat informasi yang bisa kita tanyakan jika kita kebingungan mencari tempat, karena haram Imam Ridho itu memang luas sekali dan mereka pun dengan ramah akan membimbing kita.

Perpustakaan di Haram Imam Ridho

Perpustakaan di Haram Imam Ridho

Setelah melewati sahn, kita akan memasuki beberapa bast (ruangan) sebelum sampai ke Pusara Imam Ridho, ada beberapa Bast yang mengelilingi pusara ini, di antaranya: Bast Shaykh Toosi, Bast Shaykh Tabarsi, Bast Shaykh Hur Ameli, dan Bast Shaykh Baha’i.

Lalu setelah itu kita akan sampai di pusara Imam Ridho. Setelah memasuki ruangan tempat dimakamkannya Imam Ridho ini, kita akan berdesak-desakan untuk bisa sampai ke pusaranya. Sayangnya di tempat ini kita di larang mengambil foto.

Di haram Imam Ridho ini selain pusara Imam Ridho ada beberapa tempat lainnya yang bisa kita kunjungi dia antaranya Museum Permadani, Museum Alat-alat senjata, Museum Sejarah, dan Museum Sastra Persia serta ada perpustakaan lama dan besar di sekitar Haram.

Museum di Haram Imam Ridho

Museum di Haram Imam Ridho

Jika kita ingin membeli buah tangan, di sekitar Haram ada banyak sekali pasar-pasar.

Taman Nasional dan Kebun Binatang Wakil Abad

Sebagai salah satu kota besar di Iran, Mashad memiliki banyak sekali taman. Di antara taman-taman yang berada di kota ini adalah Malek Abad Garden, Taman KuhSanggi (Bukit Batu), Kohestan Park Shadi, Banun Park (Taman Hijab), Bagh e Melli (Taman Nasional), Park Mellat (Taman Nasional), Big Wahdat Park (Taman besar persatuan), Razi Park, Ummat Park, Park e Mahalli Muthahar, Pardis Qaem Forrest Park, Mirza Kuchek Park, dan Khurshid Park. Dan salah satu taman yang saya kunjungi adalah Kohestan Park Shadi (Taman Bukit Shadi) dan Taman Nasional (Parke Mellat).

Stasiun Metro di Mashad

Stasiun Metro di Mashad

Untuk bisa sampai ke Taman Bukit Shadi cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan Metro (Kereta dalam kota). Jika dari Haram kita keluar dari Babur Ridho (Pintu Ridho, berada di Sahn Jame Razawi) jalan lurus melewati jalan Imam Ridho sampai perempatan Basij, di sana ada stasiun Basij. Naik metro dari stasiun Basij jurusan Kohestan Park. Stasiun Kohestan Park adalah stasiun terakhir jadi tidak perlu takut tersesat.

Taman Bukit Shadi berada di bukit berbatu yang di atasnya terdapat beberapa permainan seperti kincir angin, perahu, dan permainan anak-anak lainnya. Namun sayang waktu itu taman tersebut masih tutup sehingga kita tidak dapat masuk ke dalamnya. Dan sebagain gantinya akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke Kebun Binatang Wakil Abad yang berada tak jauh dari sana. Sekitar 30 menit berjalan kaki untuk sampai ke kebun binatang tersebut.

Perke Mellat

Perke Mellat

Dengan membayar tiket 15.000 riyal atau sekitar 5000 rupiah kita bisa masuk ke dalamnya. Kebun binatang ini tak terlalu luas, namun terdapat banyak sekali hewan-hewan yang bisa kita lihat di sana. Dari mulai binatang buas, reptil, burung-burung dan binatang laut ada di sana. Untuk melihat binatang-binatang laut kita diharuskan membayar tiket lagi sekitar 5000 riyal karena binatang-binatang laut berada dalam suatu ruangan.

Selain hanya melihat-lihat binatang, kita bisa menunggang kuda dan juga ada beberapa permainan berhadiah. Diantaranya menembak dengan senapan dan melemparkan bola ke botol.

Setelah puas, kami mulai meninggalkan kebun binatang dan karena waktu masih sore, kami akhirnya memutuskan untuk mengunjungi taman yang lainnya. Dan taman yang kita kunjungi adalah Park e Mellat (Taman Nasional).

mashad 5Untuk sampai di sana, dari stasiun Kohestan Park ambil metro jurusan Stasiun Ghadeer dan turun di stasiun Park e Mellat. Dari stasiun Park e Mellat berjalan menuju taman yang cukup asri dan hijau.

Di taman nasional Mashad ini ada banyak sekali arena bermain dan mungkin bisa dikatakan arena bermain terlengkap dan taman ini merupakan taman tertua di kota Mashad. Di antara permainan yang paling banyak digemari adalah roller coaster dan halilintar. Tiket untuk memasuki taman bermain ini waktu itu hanya 15.000 riyal. Dan untuk merasakan permainan-permainan yang ada di dalamnya kita diharuskan membayar lagi, harganya pun bervariasi sesuai dengan permainan tersebut. (LiputanIslam.com)

*Penulis adalah Mahasiswa Al-Musthafa International University, Branch Gorgan. Wawancara dengannya tentang kehidupan di Iran bisa dibaca di sini.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL