padangTebing Tinggi, LiputanIslam.com—Istana Negeri Padang merupakan salah satu peninggalan bersejarah Kerajaan Negeri Padang di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Meskipun sudah tua, pesona bangunan ini sayang dilewatkan oleh siapapun.

Istana Negeri Padang berada di kawasan lingkungan penduduk di jalan KF tandean, Kota Tebing Tinggi. Istana ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Negeri Padang, Tebing Tinggi yang dibangun pada masa Raja Tengku H. Muhammad Nurdin di tahun 1800-an.

Meski telah mengalami renovasi, namun bentuk asli arsitektur istana ini masih dipertahankan dengan baik. Istana ini dibangun dengan menggunakan bahan pilihan, sehingga mampu berdiri kokoh dan dibangun dengan bentuk rumah panggung.

Arsitektur juga sangat khas melayu dengan warna kuning, warna kebanggaan Melayu. Di sebelah istana ini juga terdapat makam raja ke delapan, sembilan, dan ke sepuluh beserta keluarganya.

Sebenarnya istana dan makam di kawasan ini terbuka untuk umum, namun karena masih terdapatnya sengketa tentang kepemilikian hak waris atas istana ini, membuat bagian dalam istana masih belum bisa diakses wisatawan.

Sangat disayangkan, karena keberadaan istana ini sangat penting sebagai wadah pembelajaran masa lalu bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Apalagi penamaan Kerajaan Negeri Padang sendiri masih sering diartikan sebagai kerajaan yang didirikan dan dihuni oleh orang-orang bersuku Padang oleh masyarakat Kota Tebing Tinggi.

Padahal nama Negeri Padang diambil untuk menggambarkan kondisi kerajaan yang dulunya berada di dataran tanah yang serta pepohonan yang rimbun.

Jadi, alangkah lebih baiknya jika jejak sejarah ini bisa terbuka untuk umum dan menjadi sumber pembelajaran masyarakat tentang masa lalu Kota Tebing Tinggi. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL