Festival layang-layang di Ahmedabad

Festival layang-layang di Ahmedabad

Perjalanan saya kali ini cukup jauh, yaitu menjelajahi Ahmedabad, kota terbesar di Gujarat. Kami mengunjungi kota itu karena kebetulan ada teman dari New York yang mengunjungi kelurganya di daerah itu selama perayaan festival. Di sini, ada sebuah hari libur  yang dikenal dengan Mahar Sakranti, dan di Ahmedabad, dirayakan dengan festival layang-layang. Festival ini berlangsung dari tanggal 13-15 Januari atau kadang lebih, dan merupakan waktu yang sangat baik untuk mengunjungi Ahmedabad.

Namun tentu saja, kota ini juga memiliki berbagai tujuan wisata yang tetap menarik untuk dikunjungi di luar tanggal-tanggal tersebut.

Oh ya, Anda harus mengeja Ahmedabad dengan benar, yaitu Ahm’- da-bad (tiga suku kata). Kota tua ini, memiliki banguannan yang indah, dengan arsitektur yang mengesankan. Penduduknya terdiri dari berbagai macam agama dan budaya yang berbeda, sehingga Anda kan menjumpai berbagai makanan khas yang juga berbeda.

Thali

Thali

Dari Delhi, kami menuju Ahmedabad dengan menggunakan kereta api Rajdahani. Kami berangkat dari stasiun kereta api New Delhi pada pukul 19.55 dan tiba di Ahmedabad Junction pada pukul 9.95 waktu setempat. Perjalanannya menelan waktu kurang lebih 12 jam.

Mungkin Anda yang telah familiar dengan kereta api India akan menyadari, bahwa Rajdhani adalah kereta api yang memiliki pelayanan yang baik, tepat waktu, dan terawat. Makanan yang disuguhkan harus dibayar dengan tarif premium.

Saat di  Ahmedabad kami tinggal di Hotel Volga, yang biaya sekitar 1000 rupee. Bagi Anda yang ingin menyepi dan merenung, Anda sepertinya bisa mempertimbangkan House of MG, yang terletak di pusat kota utama, dengan tarif 100 dollar.

Masjid Sidi Bashir

Masjid Sidi Bashir

Di kota ini, ada makanan yang mengesankan di restoran thali  Gujarati. Untuk harga yang lebih terjangkau, Anda bisa menemukan makanan yang tak kalah lezatnya di restoran thali Gopi Dining Hall.

Thali, (Hindi: थाली, Nepali: थाली;) artinya piring. Thali digunakan untuk menyebutkan berbagai jenis hidangan yang disajikan dalam sebuah piring/nampan yang cukup besar. Bentuk thali sangat bervariasi, tergantung dari masing-masing wilayah. Biasanya, dalam thali tersedia nasi, sayuran, roti, yogurt, acar, hidangan manis, papad (sejenis kerupuk di India), dan dal (kacang-kacangan kering). Restoran biasanya juga menyediakan thali untuk vegetarian.

Kami menghabiskan hari pertama kami dengan melihat situs-situs sejarah, salah satunya adalah Masjid Sidi Bashir, yang terletak di selatan stasiun kereta api. Untuk mencapainya, bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Dari segi ukuran, masjid ini tidak terlalu mengesankan. Namun,tempat ibadah yang dibangun pada tahun 1452 ini memiliki arsitektur yang tidak seperti masjid-masjid pada umumnya.

Harir Vab Dada Stepwells

Harir Vab Dada Stepwells

Kami juga mengunjungi Dada Harir Vav, sebuah  stepwells menakjubkan yang tidak terlalu jauh dari stasiun kereta api. Stepwells, juga disebut kalyani atau pushkarani (Kannada:), bawdi (Hindi: बावड़ी) atau baoli (Hindi: बावली),  adalah sumur atau kolam yang airnya dapat diciduk/ digapai dengan menuruni kolam setingkat demi setingkat. Kolam ini, dilindungi dengan arsitektur yang bertingkat-tingkat. Dada Harir Vav adalah contoh  stepwells yang sangat menakjubkan dari Gujarat, kendati di tempat lain mungkin ada yang jauh lebih bagus.

Kami menyempatkan diri mengunjungi Masjid Jama, dengan berjalan kaki dari hotel. Masjid Jama, yang dibangun pada tahun 1424, merupakan salah satu masjid yang paling indah di India. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Ahmed Shah I. Ia berdiri gagah di luar area Bhadra Fort, di sepanjang sisi selatan jalan yang membentang dari Teen Darwaza Manek Chowk.

Masjid Jama

Masjid Jama

Masjid Jama kemungkinan adalah masjid terbesar di  India yang dibangun pada periode ini. Dibangun dengan batu pasir kuning, dengan gaya arsitektur Indo-Saracenic. Masjid ini mengandung banyak unsur sinkretis yang tidak mudah dipahami. Beberapa kubah utama diukir seperti bunga teratai, yang memiliki kemiripan dengan kekhasan candi Jain. Ada beberapa pilar yang diukir dengan bentuk lonceng tergantung di rantai, mengacu pada lonceng yang sering nongkrong di kuil-kuil Hindu. Halamannya lebar, berlantai marmer putih, dikelilingi oleh barisan pilar penyangga yang dihiasi dengan kaligrafi Arab.

Di sebelah barat masjid terdapat  makam Ahmed Shah, anaknya dan cucunya (Ahmad Shah Rauza). Di dekatnya adalah makam ratu dan istri lain dari Sultan (Rani ka Hazira).

Shree_Swaminarayan_Sampraday,_Ahmedabad

Shree_Swaminarayan_Sampraday,_Ahmedabad

Hari selanjutnya, kami mengunjungi Kuil Shri Swaminarayan, (Gujarati: શ્રી સ્વામિનારાયણ મંદિર, અમદાવાદ) , yang merupakan rumah ibadah yang pertama kali dibangun oleh Swaminarayan Sampradaya, sebuah sekte Hindu. Kuil ini terletak di Kalupur daerah Ahmedabad, kota terbesar di Gujarat, India. Dibangun pada instruksi dari Swaminarayan, sang pendiri sekte, dengan menggunakan kayu jati Burma. Menurut Anjali Desai, penulis NarNarayan Dev Gadi, kuil ini menyerupai tempat di negeri dongeng lantaran semua warna dan ukirannya begitu mewah, menghiasi setiap braket kayu. Kuil ini begitu menarik, dan dikunjungi oleh sejuta orang setelah perayaan Diwali (festival Hindu).

Kuil ini memiliki keterkaitan yang erat dengan pemerintahan Inggris. Saat tu, seorang pejabat Inggris, Sir Dunlop, sangat terkesan dengan aktivitas Swaminarayan dan anak buahnya. Ia lantas menyumbangkan sekitar 5.000 hektar tanah di kawasan, untuk memperbesar kuil.  Meski demikian, di dalam bangunan ini terdapat ukiran kayu yang menggambarkan pemberontakan tahun 1857, yang disebut sebagai Perang Kemerdekaan India I.

Swaminarayan mempercayakan pembangunan kuil ini kepada Ananandanand Swami (dari sekte Paramhansa). Upacara pemasangan murti di kuil dirayakan di hadapan sekitar 50.000 peziarah dari berbagai daerah di India. (LiputanIslam.com)

—–

Artikel ini diadaptasi tulisan yang berjudul Delhi QuickTrip: Ahmedabad, Paul’s Travel Blog.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL