Janjang Koto Gadang. Sumber: sumber.com

Bukittinggi, LiputanIslam.com—Di masa liburan tahun baru, ada baiknya kita mulai hunting  lokasi destinasi yang menarik. Di Janjang Koto Gadang, Kota Bukittingi, ada sebuah tempat wisata yang mirip dengan Tembok Besar di Cina. Tertarik?

Janjang Koto Gadang juga dikenal dengan nama Janjang Saribu, karena tangganya yang banyak. Tangga dan jalan yang bertembok ini melintas mulai dari Koto Gadang sampai ke Bukittinggi. Dengan total kurang lebih 315 anak tangga atau panjang sekitar 1,5 km, lumayan lah sambil jalan-jalan sambil olahraga.

Dari Janjang Koto Gadang kita akan melihat keindahan Ngarai Sianok, sebuah ngarai atau lembah yang indah dengan tebing-tebing yang menjulang tinggi, pepohonan yang rimbun dan sungai Batang Sianok yang melintas ditengahnya. Letihnya perjalanan menaiki dan menuruni anak tangga tidak akan terasa karena suasana dan keindahan alam yang ditawarkan, anginnya juga cukup sejuk.

Melintasi Janjang Koto Gadang ini dapat dimulai dari 2 tempat, yang pertama dari Nagari Koto Gadang, dan yang kedua dari Kelurahan Kubu Kayu, Kota Bukittinggi dekat Lobang Jepang. Jika dimulai dari Nagari Koto Gadang berarti kita akan memulai perjalanan dengan menuruni anak tangga dan menaikinya saat hendak kembali ke tempat yang sama, begitupun sebaliknya.

Ngarai Sianok. Sumber: www.krjogja.com

Di ujung perjalanan Nagari Koto Gadang juga terdapat warung-warung yang menyediakan kopi, teh, mie instan ataupun gorengan hangat yang sangat pas dinikmati sambil menikmati pemandangan Ngarai Sianok. Kalau di ujung perjalanan Kelurahan Kubu Kayu akan ada jembatan merah yang hanya dapat dilintasi maksimal 10 orang berbarengan dan lanjut berjalan kaki setapak dengan pemandangan sawah-sawah di kiri dan kanan jalan.

Tempat ini sebenarnya sudah ada sejak jaman Belanda. Dahulu namanya Janjang Batuang (Tangga Bambu), karena terbentuk dari tanah garam yang ditopang oleh bambu yang disusun secara rapi. Tempat ini dahulunya dipakai sebagai jalan pintas bagi warga yang mengambil pasir di Ngarai Sianok karena kalau lewat jalan utama akan sangat jauh.

Tidak ada tiket khusus untuk mengunjungi tempat ini, hanya terlihat kotak-kotak amal yang disediakan untuk membantu menjaga kebersihan dan pengelolaan tempat ini. Kini tidak perlu jauh-jauh ke negeri Tirai Bambu untuk melihat tembok raksasa cukup datang ke Bukittinggi saja, di negeri kita sendiri. Bagaimana tertarik mengunjunginya? (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*