selogriyoMagelang, LiputanIslam.com–Berlibur ke Magelang biasanya hanya ingat Candi Borobudur sebagai tempat untuk dikunjungi. Namun, buat Anda yang suka dengan tempat-tempat yang anti mainstream dan belum banyak dikunjungi orang, Anda bisa coba datang ke Candi Selogriyo.

Sebuah gapura bertuliskan Candi Selogriyo menjadi sambutan awal memasuki komplek candi ini. Jalannya kecil, hanya cukup untuk lalu lintas sepeda motor. Namun, telah dipasangi paving block.

Ini kali pertama saya mengunjungi Candi Selogriyo. Untuk sampai di tempat ini, saya melewati Bandongan ke arah Windusari. Papan petunjuk mempermudah saya. Saya harus melewati kampung-kampung sebelum sampai ke gapura tersebut.

Letaknya di Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Magelang, Jawa Tengah. Perjalanan dari gapura hingga ke candi cukup jauh. Tidak terlihat candi tersebut dari gapura, namun setelah berjalan hingga di balik bukit, terlihat susunan batu tersebut tampak kecil.

Jalannya menanjak. Hamparan sawah yang tersusun terasering benar-benar indah. Puncak Gunung Sindoro terlihat kecil dari belakang bukit.

Akhirnya saya sampai di gapura lagi dari batu dengan halaman yang luas. Itu adalah pintu masuk candi. Melewati anak tangga yang cukup banyak, akhirnya sampailah di Candi Selogriyo. Candi kecil yang berdiri sendiri di antara rindangnya pepohonan lereng Gunung Sumbing.

Saya adalah pengunjung pertama hari itu. Saya dapat menikmati pagi dengan candi yang indah dan pemandangan hijau, sembari menikmati teh hangat yang sudah saya bawa. (ra/detik)

*sumber foto: topindonesiaholidays.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL