LiputanIslam.com—Anda berencana jalan-jalan ke Lombok? Di Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, di jalur transportasi lingkar utara Pulau Lombok, terdapat obyek pohon-pohon purba setinggi 40 meter hingga 50 meter yang terlihat sangat mempesona.

Pepohonan tinggi itu berada di lahan seluas 4 hektar dan dimiliki 4 orang meskipun yang dikembangkan menjadi obyek wisata sekitar 1,5 ha. Berjarak sekitar 75 kilometer arah timur Mataram, ibu kota NTB, areal pohon purba bagaikan belantara mini.

Para pengunjung di antaranya fotografer, muda-mudi, dan para keluarga yang datang untuk mengisi liburan sekalian berfoto-foto dengan menggunakan telepon genggam.

Dengan beragam gaya, pengunjung beranjak dari pohon ke pohon lain berpotret ria dengan latar belakang pohon-pohon raksasa.

Akar pohon purba itu mencapai sekitar 170 sentimeter. Lingkar batang bawahnya sebesar pelukan tiga hingga empat lengan orang dewasa, batangnya mirip batang pohon kapuk randu, berlekuk menyerupai gelampir leher sapi. Namun, batangnya licin sehingga pohon sulit dipanjat.

Pohon Langka nan Indah

Masyarakat menyebut pohon purba (Ficus albipila) itu pohon lian karena tidak ada di tempat lain. Konon pohon itu hanya ada di Australia, Afrika, dan Dusun Permatan.

Ini merujuk cerita berbagai versi, yakni bijinya dibawa burung yang terbang dari benua lain atau hanyut ke Lombok akibat tsunami di perairan Australia ratusan tahun silam. Penduduk setempat mengklaim  pohon itu berusia 350 tahun dan sudah ada sebelum Pemerintah Belanda.

Tegakan pohon itu kini acapkali menjadi obyek pembuatan video klip band-band lokal dan foto persiapan pernikahan calon pengantin.

Sebanyak 900 pengunjung datang ke lokasi pohon setiap Minggu. Pengunjung hanya membayar parkir Rp 5.000 per sepeda motor dan Rp 10.000, baik untuk mobil
maupun bus, memasuki areal itu.

Dari areal itu, pengunjung bisa ”cuci mata” menyaksikan panorama sawah dan kebun yang menghijau, atau menikmati sebagian kaki Gunung Rinjani (3.726 meter di atas permukaan laut) yang terhalang Bukit Gunung Malang. Pengunjung bisa pula berjalan-jalan di bawah pohon menikmati suasana sejuk, rindang, dan teduh.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik mengunjungi tempat ini? (ra/kompas)

*sumber foto: inkesdalombok.blogspot.co.id

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL