Jakarta, LiputanIslam.com—Di pertengahan bulan puasa ini, tak ada salahnya kita mencari-cari tempat jalan-jalan yang seru buat ngabuburit. Di Jakarta Selatan, tepatnya di di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, ada sebuah desa dengan budaya Betawi yang kental, yaitu Setu Babakan. Dijamin seru jalan-jalan ke sini!

Niman, pria paruh baya itu baru saja selesai memancing. Dia bersama ketiga rekannya sedang beruntung hari ini. Ember hitam yang berada di sampingnya sejak satu jam yang lalu kini tak hanya berisi air, tapi juga beberapa ikan mas berukuran sedang. Lumayan buat sahur katanya.

Tak jauh dari Niman dan rekan-rekannya berdiri, sekelompok anak muda sedang duduk-duduk santai menikmati keindahan danau. Sedangkan, tampak dari kejauhan anak-anak bermain air. Ada juga yang bermain layang-layang. Di bagian tengah danau, terlihat warna-warni perahu-perahu angsa mengambang bersama para penumpang.

Siapa sangka pemandangan seperti itu berada di Jakarta. Kota yang terkenal macet, bising dan berpolusi ternyata menyimpan secuil surga di dalamnya. Setu Babakan adalah cagar budaya yang juga berarti danau dalam Bahasa Sunda.

Setu Babakan dibangun pertama kali bertujuan untuk menampung air resapan. Seiring waktu, danau ini berubah fungsi menjadi pusat pelestarian warisan budaya Jakarta. Sebab di sekitar danau terdapat banyak perkampungan Betawi asli. Dari rumah adat, kesenian, dan makanan asli Betawi masih bisa kita nikmati di sini.

Di tahun 2004, Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso meresmikan Setu Babakan sebagai Perkampungan Budaya Betawi. Bahkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta saat ini mendorong Setu Babakan menjadi destinasi wisata khas Betawi.

Ada banyak makanan khas Betawi yang dijual di sini, seperti Kerak Telor, Dodol Betawi, Rengginang, Geplak, Sagon dan Asinan. Sayangnya, pada Ramadan ini, pemprov melarang warga berjualan makanan. Jangan, khawatir kita masih bisa menikmati banyak hal di Setu Babakan selain makanan khasnya yang relatif murah dan danaunya yang indah. Ada angin semilir, pepohonan yang rindang, kesenian di kala weekend, arena bermain dan memancing.

Jadi tunggu apalagi. Mari ngabuburit di Setu Babakan, supaya Ramadanmu semakin berkesan! (ra/detik)

*sumber: (1) metro.sindonews.com (2)tabloidwisata.com

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*