Sultan ErdoganBaghdad, LiputanIslam.com – Keterlibatan Turki dalam mendukung ISIS semakin terang benderang. Hal itu terbukti ketika ditemukan ponsel pada seorang komandan ISIS yang tewas di provinsi Sahaludin, Irak. Ponsel tersebut menyimpan pesan antara komandan ISIS dengan badan intelejen Turki.

Komandan ISIS ini tewas ketika melawan pasukan sukarelawan Hashd al-Shaabi. Pemimpin pasukan yaitu Jabbar al-Ma’mouri berkata, “Badan intelejen Turki berperan dalam mengamankan milisi ISIS yang bergerak dari Turki menuju Irak. Selain itu, ada lagi informasi penting yang belum bisa kami ungkapkan sekarang, namun telah dikirimkan kepada unit khusus keamanan untuk diselidiki lebih lanjut,” seperti dilansir Mintpressnews, (28/12/2015).

Bagaimanapun juga, Turki dan ISIS memiliki 2 musuh bersama, yaitu Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pejuang Kurdi. Tidak heran jika beberapa waktu yang lalu, Turki menembak jatuh pesawat Su-24 milik Rusia yang tengah menyerang ISIS. Turki juga menghujani warga Kurdi yang menetap di Kobane dengan peluru.

Mantan penasehat negara Amerika Serikat (AS) David Phillips berkata, “Peran Turki tidaklah ambigu. Telah jelas bahwa Turki mendukung ISIS, entah itu dukungan logistik, dana, senjata, transportasi, dan perawatan bagi anggota ISIS yang terluka.”

Presiden Assad sendiri mengecam petualangan negara-negara Barat di Suriah dan menyebut NATO merupakan penghalang perdamaian.

“Hanya ada sedikit negara yang siaga akan hal ini. Jika tidak ada di dalam agenda AS, tidak ada yang berani untuk menjalin kotak dengan Suriah guna mengambil solusi untuk menyelesaikan konflik ini,” sesal Assad. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL