Jakarta, LiputanIslam.com — Sebagaimana dilaporkan oleh pihak TNI dan Polri, salah satu yang menjadi target serangan teroris di Indonesia adalah kelompok Syiah. Pasalnya menurut kelompok teroris yang beraliran Wahabi/Salafi ekstrem, Syiah dinilai menyimpang, sesat, musyrik, yang darahnya halal ditumpahkan.

Baca juga: Mengapa Syiah Ditargetkan Kelompok Teroris di Indonesia?

Kendati kelompok-kelompok yang beraffiliasi dengan ISIS satu persatu telah digerebek Densus 88, namun pendukung ISIS masih eksis di dunia maya untuk menebar provokasi dan hasutan. Misalnya, mereka menyerukan agar orang-orang Syiah dibunuh.

Berikut ini, Liputan Islam men-screenshoot obrolan di grup DEBAT FAIR AHLUSSUNAH SYIAH II.

Klik untuk memperbesar

Klik untuk memperbesar

Berikut ini data-data yang berhasil dihimpun:

Adnani: https://www.facebook.com/adnani.adnani.1?fref=nf

Adnani adalah pendukung ISIS. Tidak ada foto pengguna bisa ditemukan di akun Facebooknya. Dari informasi yang terlihat di akun bersangkutan, ia pernah belajar di Pesantren Gontor Ponorogo, dan saat ini berada di Anbar, Irak.

Klik untuk memperbesar

Klik untuk memperbesar

Panji Sinatrya: https://www.facebook.com/panji.sinatrya1?fref=ufi

Lokasi: Dari keterangan di akun Facebooknya, ia berada di Garut, Indonesia.

AQ2

Klik untuk memperbesar

Muhammed Dzullqiif: https://www.facebook.com/mochamad.dzullkifli?fref=ufi

Lokasi: Dari keterangan di akun Facebooknya, saat ini tinggal di kota Surabaya, dan berasal dari Tegal.

Klik untuk memperbesar

Klik untuk memperbesar

Ade Ervan: https://www.facebook.com/ade.ervan?fref=ufi

Pernah belajar di MTs. SA’ADATUDDARAIN, Graduate School – Trisakti Institute of Tourism.

***

Seperti diketahui, yang termasuk dalam hate speech atau ujaran kebencian dalam Surat Edaran Kapolri adalah:

1. Penghinaan,
2. Pencemaran nama baik,
3. Penistaan,
4. Perbuatan tidak menyenangkan,
5. Memprovokasi,
6. Menghasut,
7. Menyebarkan berita bohong dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial”.

Sedangkan oknum-oknum di atas, telah melakukan provokasi dan mendukung provokasi. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL