Fallujah, LiputanIslam.com –– Kelompok teroris takfiri Islamic State of Iraq and Syria dilaporkan telah menculik lebih dari 100 warga di Fallujah, Anbar, karena mereka dicurigai telah bekerjasama dengan pemerintah. Menurut sumber setempat, ISIS memulai serangan besar-besaran di Al-Halabese dan Al-Bualawan, kemarin (14/4/2016).

ISIS memiliki sejarah panjang dalam melakukan penculikan dan eksekusi massal terhadap warga di daerah yang berhasil mereka kendalikan. Mereka telah membantai warga sipil tak berdosa, bahkan dengan melakukan eksekusi di depan publik, baik di Irak maupun Suriah.

Fallujah adalah kota Irak pertama yang jatuh ke tangan ISIS pada awal tahun 2014. Wilayah ini merupakan salah satu basis utama ISIS. Luasnya provinsi di Irak bagian barat membuat kelompok ini leluasa membangun sarang dan tempat-tempat persembunyian dalam skala besar. Setelah terlibat perang sporadis dan gerilya, ISIS akhirnya menyerbu beberapa kota di Irak utara.

Bendera- bendera Irak diturunkan dan diganti dengan bendera hitam khas ISIS, dan mereka mengumumkan kepada warga Fallujah; berdirinya sebuah Emirat Islam yang akan mengayomi Fallujah dan yang akan membantu warga untuk melawan Perdana Menteri Irak saat itu, Nouri al-Maliki.

Kehadiran ISIS sendiri ditentang suku-suku lokal, dan pemerintah Irak yang merasa wilayahnya ‘dicuri’ pun tidak tinggal diam. Tembakan demi tembakan terjadi hingga mau tak mau, rakyat Fallujah mendekam di dalam rumah untuk menghindari peluru nyasar. Sekolah-sekolah telah ditutup sejak krisis dimulai, anak-anak meninggalkan kota. Rumah sakit tidak memiliki obat. Listrik terputus. Anak-anak yang masih tinggal tidak bisa bermain-main di luar. Café juga ditutup, dan kini Fallujah telah menjadi kota mati yang kental aroma mesiu.

Lalu pada Juni 2014, ISIS merebut kontrol kota Mosul dan mendeklarasikan kekhilafahan, dengan Abu Bakr Al Baghdadi sebagai pemimpinnya.

Namun saat ini, pasukan Irak telah mengepung kota. Jika kota ini bisa dibebaskan dari ISIS, maka hanya ada sedikit sisa wilayah yang dikontrol oleh kelompok teroris ini di Irak. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL