serdadu isisMosul, LiputanIslam.com – Kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menangkap ratusan penduduk kota Mosul yang merayakan hari Maulid Nabi Muhammad Saw.

“ISIS mengumumkan pada hari Rabu bahwa penduduk dilarang merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw,” terang Saeed Mamuzini dari Partai Demokrat Kurdistan (KDP), seperti dilansir Abna24, (25/12/2015).

Dia mengungkapkan bahwa para ISIS melakukan operasi besar-besaran, dan mengangkap 118 penduduk di kota tersebut yang melanggar aturan ISIS, dengan tetap merayakan Maulid.

Baca juga : Tolak Jadi Bomber Bunuh Diri, 50 Warga Ramadi Dieksekusi ISIS

ISIS meyakini bahwa tidak boleh ada bid’ah dalam Islam, dan tidak ada peringatan/ perayaan yang diizinkan, kecuali yang disebutkan dalam Al-Qur’an.

Penduduk dari wilayah yang dikuasai ISIS di Irak maupun Suriah, hidup dalam keadaan yang tertekan. Bagaimana tidak, ISIS aktif menunjukkan aksi-aksi keji terhadap siapapun yang dianggap musuh. ISIS mengklaim tengah menegakkan aturan syariat, namun banyak pihak menilai bahwa ISIS membawa kembali ummat kembali ke masa-masa jahiliyah. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL