ursula-von-der-leyenBerlin, LiputanIslam.com — Jerman akan mengirim 1.200 tentara ke timur Tengah pada akhir tahun ini untuk membantu pasukan koalisi memerangi kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Sebelumnya, Kanselir Jerman Angela Merkel berjanji akan mendukung serangan ofensif terhadap ISIS saat berbicara dengan Presiden Perancis Francois Hollande, yang menyerukan kepada negara-negara lain untuk membantu memerangi teroris pasca serangan mematikan di Paris, (13/11/2015) silam.

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen menjelaskan tentang tujuan utama adalah melumpuhkan ISIS, membatasi manuver-manuver, menghancurkan kamp-kamp pelatihan, dan mengambil alih kota yang dikuasai ISIS. Ia juga menyebut penghancuran ladang minyak yang dikuasai ISIS.

Seperti dilansir Reuters, (30/11/2015), rencana pemberangkatan tentara Jerman, masih menunggu persetujuan dari Parlemen. Pasukan ini tidak akan dimasukkan ke dalam koalisi serangan udara.

Di Jerman, publik masih tidak menyukai pengiriman tentara ke luar negeri, kecuali untuk misi perdamaian, pasca kenangan buruk militer di era Nazi.

Sementara itu Kepala Pertahanan Jerman, Volker Wieker in Bild am Sonntag menyatakan bahwa pasukan Jerman akan beriringan dengan kapal induk Perancis. Dia berharap mandat tersebut telah keluar pada akhir tahun.

Ia juga menyatakan bahwa Jerman tengah berkoordinasi dengan Yordania dan Turki terkait penempatan pesawat Tornado di kawasan tersebut. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL