ISIS LibyaTripoli, LiputanIslam.com – Negara-negara Barat dituduh telah “mengirimkan” kawanan teroris ke Libya untuk mengambil kontrol penuh terhadap negara tersebut yang kaya minyak. Hal ini disampaikan oleh analis politik Rajab Motavaq.

“Barat mengincar kendali penuh atas minyak Libya, dan ini alasannya mengapa mereka harus mengirimkan teroris ke negara itu. Hanya saja, tidak seperti Suriah, Libya tidak kedatangan puluhan ribu teroris dari seluruh dunia,” papar dia, seperti dilansir FNA (25/4/2016).

Menurut Rajab, Libya terpecah menjadi dua yaitu bagian timur dan bagian barat. “Di bagian timur, Tentara Nasional Libya memainkan peran penting dalam melawan terorisme dan mereka berhasil, khususnya di Benghazi.”

Hal senada juga disampaikan oleh Duta Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin. Ia menyebut bahwa Barat memiliki rencana rahasia untuk campur lebih lanjut terkait militer Libya, yang menyebabkan teroris ISIS semakin mengukukuhkan posisinya.

“Terlepas dari kenyataan bahwa pengalaman di Libya sangat menyakitkan bagi Dewan Keamanan PBB, sekarang kami memiliki kepentingan yang sama. Mereka harus mengembalikan persatuan dan integritas teritorial Libya, untuk mencegah negara ini berubah menjadi sarang terorisme yang mendestabilisasi benua Afrika,” terang Vitaly.

Namun sayangnya, tambah Vitaly, mitra-mitra Barat tampaknya enggan menyatakan seluruh kebenaran, dan ini merupakan indikasi ada agenda lain yang sedang diupayakan.

“Ada laporan media bahwa Amerika melakukan serangan udara terhadap Libya untuk memburu ISIS. Media juga menyebut bahwa pasukan khusus Inggris ada di negara itu. Kami ingatkan kepada mitra Barat kami, bahwa tindakan sepihak bukanlah hal yang baik dan akan selalu ada konsekuensi negatif. Jadi kami akan menunggu dan melihat, apakah akal sehat mereka digunakan saat ini.”

Menurut Vitaly, upaya-upaya untuk mencapai persatuan nasional di Libya sejauh ini telah gagal, ketika ISIS memegang kendali area-area strategis. Karena itu, perlu koordinasi menyeluruh dari masyarakat internasional untuk menangani hal ini. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL