kuburan masalSinjar, LiputanIslam.com — Kuburan massal korban kekejaman kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kembali di temukan di kota Sinjar, Irak.

“Sekitar 120 jasad ditemukan dan di sekitar tempat ini ditemukan alat peledak. Kemungkinan, eksekusi massal ini dilakukan terhadap penduduk minoritas Yazidi,” ujar Mahma Khalil, penanggung jawab area kepada AFP, (30/11/2015).

Lokasi kuburan massal ini sekitar 10 kilometer dari Sinjar, dan masih harus digali lagi. Menurut Khalil, para korban ini tidak dikuburkan dalam-dalam sehingga bagian tubuh korban terlihat saat hujan mengguyur daerah tersebut. Alat-alat peledak juga telah dijinakkan.

Ditambahkan, ini adalah kuburan massal keenam yang di temukan di Sinjar sejak pasukan Irak dan Kurdi berhasil merebut wilayah ini pada awal bulan. Sinjar dikuasai oleh ISIS sejak bulan Agustus tahun lalu, dan memaksa ribuan penduduk Yazidi melarikan diri ke gunung, namun mereka kemudian terjebak oleh ISIS.

ISIS, secara sistematis telah membunuh dan memperbudak ribuan minoritas penduduk Yazidi. Dengan dalih menyelamatkan Yazidi, Amerika Serikat (AS) memperluas invansi militernya terhadap ISIS sejak tahun lalu. Namun jamak diketahui, bahwa AS hanya pura-pura memerangi ISIS. (Baca:Liputan Islam – AS Dilaporkan Kirim Senjata Untuk ISIS di Irak)

Kepada BBC Khalil menurutkan, bahwa kuburan massal ini yang terbesar diantara kuburan massal lain yang telah ditemukan. Ia juga meminta dukungan internasional agar ISIS diajukan ke International Criminal Court karena telah melakukan kejahatan perang, diantaranya melakukan genosida kepada Yazidi.

Meski demikian, menurut Khalil, walau kota Sinjar telah terlepas dari ISIS, namun tidak seluruh penduduk sipil bersemangat kembali ke kampung halamannya. Mereka masih khawatir dengan kondisi keamanan, dan pemerintah Irak juga dinilai kurang memperhatikan rakyatnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL