Foto: Twitter

Foto: Twitter

Ramadi, LiputanIslam.com — Sebuah kuburan massal tempat dikuburkannya sekitar 40 mayat wanita dan anak-anak ditemukan di Ramadi, Irak. Pejabat setempat meyakini bahwa tersebut adalah korban kekejaman dari kelompok ekstremis ISIS, yang mengontrol daerah tersebut hingga Desember 2015.

Pejabat itu juga menyebut bahwa anggota yang ISIS ditangkap dan ditahan pada di kota tersebut yang memberi petunjuk bagi mereka untuk menemukan tempat tersebut, yang terletak di stadion sepakbola. Selain mayat wanita dan anak-anak, ada juga mayat pria dengan pakaian warga sipil.

Seperti yang dilansir The Independent (20/4/2016), ada beberapa kuburan masal yang ditemukan di wilayah yang berhasil dibebaskan dari ISIS baik di Irak dan Suriah. Ribuan penduduk telah tewas akibat adanya keputusan ‘extrajudicial’ atau hukum syariah yang diterapkan oleh ISIS. Pengadilan syariah ISIS yang memutuskan hukuman atas berbagai perkara dengan berdasarkan asas Islam, namun sesuai dengan penafsiran yang mereka gunakan. Banyak warga yang menjadi korban hanya karena ‘dituduh’ atau ‘dicurigai’ tanpa adanya bukti yang memadai. Kuburan masal ini dinilai merupakan salah satu penanda brutalitas ISIS.

Di bulan Desember, Kantor Hak Asasi Manusia PBB menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima laporan ditemukannya 16 kuburan masal di dekat kota Sinjar yang berhasil dibebaskan dari ISIS bulan sebelumnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL