mufti saudi syeikh abdul azizRiyadh, LiputanIslam.com – Setelah sekian lama bungkam meskipun sudah banyak ulama dan tokoh lain di Timur Tengah dan bahkan dunia dari berbagai agama angkat bicara, Mufti Besar Arab Saudi Syekh Abdul Aziz al-Sheikh, akhirnya ikut bergabung mengutuk gerakan teroris ekstrim Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS).

Tak tanggung-tanggung, dalam statemen resminya seperti  dilansir situs al-Khaleej Rabu (20/8), Syekh Abdul Aziz menegaskan bahwa faham radikal dan aksi-aksi teror yang dilakukan oleh organisasi ISIS dan al-Qaeda adalah musuh Islam nomor wahid dan halal darahnya.

Dia juga menyatakan bahwa kedua organisasi teroris itu tidak dapat disangkut pautkan dengan Islam.

“Faham radikal, ekstrim dan terorisme yang menciptakan kerusakan di muka bumi serta memusnahkan tanaman dan ternak sama sekali bukan bagian dari Islam, melainkan musuh Islam nomor wahid, dan umat Islam adalah korban pertama mereka sebagaimana terlihat dalam aksi-aksi kejahatan kelompok yang disebut ISIS dan al-Qaeda serta kelompok-kelompok cabang keduanya,” ujar Ketua Dewan Ulama Senior Arab Saudi tersebut.

Lebih lanjut, sambil mengutip hadis Rasulullah saw, dia menghalalkan darah anggota ISIS dan al-Qaeda.

Dia menegaskan, “Tepatlah kiranya diterapkan pada mereka sabda Nabi saw; ‘Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang masih muda, dangkal pikirannya, berucap dengan ucapan sebaik-baik manusia (hadits Nabi saw), membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama Islam sebagaimana anak panah melesat dari busurnya, maka jika kalian berjumpa dengan mereka, perangilah mereka, karena memerangi mereka menuai pahala di sisi Allah kelak di hari kiamat’”.

Dia menambahkan, “Kelompok-kelompok asing ini tidak dapat dikaitkan dengan Islam maupun dengan penganutnya yang berpergang teguh pada petunjuknya, melainkan kelanjutan dari kaum Khawarij yang merupakan kelompok yang pertama kali keluar dari Islam akibat telah mengafirkan orang-orang Islam karena dosa, lalu mereka menghalalkan darah dan harta benda mereka.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL