sheytat01LiputanIslam.com – Kelompok ekstrimis Negara Islam Irak dan Suriah (SIS) belakangan mengklaim berhasil mengeksekusi 200 tentara Suriah setelah berhasil menguasai bandara militer di Raqqah, Suriah.

Tidak ada pihak lain yang mengonfirmasikan kebenaran klaim mereka, sementara laporan Lembaga Pengawas HAM Suriah yang dikutip berbagai media resmi Timur Tengah, termasuk Rai al-Yaoum, menyatakan hanya ada puluhan tentara Suriah yang tewas dalam perang di bandara tersebut.

Melalui media sosial Twitter, para pendukung ISIS mengumumkan klaim eksekusi ratusan tentara Suriah di Raqqah itu sambil menyebar luaskan foto-foto dan video barisan ratusan pria yang mereka ke giring ke sebuah tempat terbuka dengan hanya mengenakan pakaian dalam.

Namun demikian, menurut komentar dan penjelasan dalam sebuah video yang diunggah akun “Suriah Intasarat” (SI) di situs berbagi video Youtube, terungkap bahwa foto dan video yang mereka jadikan bukti atas klaim ISIS itu ternyata bukan tentara Suriah, melainkan sekitar 150 penduduk suku Sheytat di provinsi Deir al-Zor, Suriah, yang mereka eksekusi secara massal di tempat terbuka di sebuah gurun. Situs Abna.ir menyebutkan bahwa penduduk Sheytat itu dieksekusi pada awal Agustus 2014.

“Mereka adalah orang-orang Suriah dan mereka adalah syuhada, tapi mereka bukan tentara Suriah,” tulis SI di sisi kanan video yang dia komentari.

SI menjelaskan bahwa dalam video yang merekam ratusan orang yang digiring itu ke tengah padang itu terdengar suara teroris ISIS menghardik barisan korban dengan bunyi pekikan “hrrrr, hrrrr” dan “yakh! yakh!” yang biasa digunakan penduduk Sheytat dalam menggiring ternak kambingnya. Menurut SI , mereka menirukan bunyi-bunyi demikian untuk mengejek dan menghina para korban sehingga menunjukkan bahwa korban adalah warga suku Sheytat.

ISIS memandang suku Sheytat adalah suku yang telah kafir dan harus dibunuh karena berani membangkang terhadap ISIS yang berkuasa di provinsi Deir al-Zor.

Kemudian, lanjut SI, anggota ISIS yang sama juga menyebutkan kata-kata “siapa penggembala di antara kalian?“ dan “mana orang-orang Deir (al-Zor)?” Semua ini, menurut SI, juga menunjukkan bahwa mereka adalah penduduk Deir al-Zor, apalagi para esekutor ISIS dalam video itu sama sekali tidak menyebut kata-kata bandara Tabaqah.

Lebih lanjut akun itu membandingkan dua foto yang semua menunjukkan bahwa keduanya adalah foto untuk tempat yang sama.

Video yang diunggah SI dan foto-foto eksekusi warga Sheytat tersebut dapat disaksikan di bawah ini:

 

sheytat02

 

sheytat03

 

sheytat04

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL