hukum rajam isisBeirut, LiputanIslam.com – Para teroris takfiri ISIS dilaporkan telah mengeksekusi lebih dari 90 orang, termasuk warga sipil, di berbagai wilayah yang mereka kuasai di Suriah dalam satu bulan.

Seperti diberitakan AFP, lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyatakan ISIS telah mengeksekusi 91 orang selama 29 Juli- 29 Agustus. ISIS menyatakan bahwa para korbannya itu terdiri atas 32 warga sipil, para anggota oposisi Suriah, pasukan pemerintah Suriah, dan beberapa militan anggotanya sendiri.

Sebelum itu ISIS juga telah mengeksekusi warga yang melawan mereka dan orang-orang yang didakwa telah melakukan “kejahatan” lain di Hama Tengah, provinsi Homs, Deir Ezzor dan Hasakah di bagian timur Suriah, dan di Raqqah dan Aleppo di bagian utara Suriah selama kelompok superekstrim itu menguasai kawasan itu sejak Juni 2014.

Menurut data SOHR, total jumlah orang yang dieksekusi ISIS di Suriah sejak tahun lalu mencapai 3,156 orang, termasuk hampir 2,000 warga sipil.

ISIS yang juga beroperasi di Irak, Libya dan Afghanistan itu juga telah melakukan aksi kejam berupa pemenggalan kepala dan penyaliban warga dari berbagai etnis dan agama minoritas serta merilis beberapa video mengerikan sejak tahun lalu.

Suriah dilanda gejolak kekerasan dan konflik yang disponsori beberapa negara asing sejak Maret 2011 hingga jatuh sebanyak lebih dari 240,000 korban tewas.

Menurut PBB, kekerasan di Suriah juga telah menyebabkan lebih dari 7.2 juga penduduk mengungsi di dalam Suriah sendiri dan lebih dari 4 juta orang mengungsi ke beberapa negara sekitar, termasuk Lebanon dan Yordania.

Berbagai laporan menyatakan bahwa kaum militan itu disponsori dan dipersenjatai oleh negara-negara Barat pimpinan Amerika Serikat serta negara-negara sekutu mereka di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Turki. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL