suriah deir al-zourBeirut, LiputanIslam.com – Sebuah kuburan massal korban kekejaman organisasi teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah ditemukan di provinsi Deir al-Zor di bagian timur Suriah.

Sebagai diberitakan Rai al-Youm, lembaga Pemantau HAM Suriah Rabu kemarin (17/12) menyatakan bahwa di kuburan massal itu telah ditemukan sebanyak 230 kerangka yang semuanya adalah bagian dari total sekitar 900 warga suku Shaeetat yang menjadi korban kebengisan ISIS.

Menurut lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Inggris ini, para korban umumnya adalah warga sipil dan banyak di antara mereka dieksekusi ISIS dengan “darah dingin sebagai ganjaran atas penolakan mereka untuk tunduk kepada ISIS” yang menguasai berbagai kawasan di Suriah, termasuk provinsi Deir al-Zor.

Kerangka ratusan korban itu ditemukan di kuburan massa setelah ISIS memperkenankan warga Shaeetat kembali ke desa mereka setelah mereka terusir dalam pertempuran dengan ISIS. Mereka diperkenankan kembali tetapi dengan terpaksa menerima ketentuan jam malam, tidak mengadakan perkumpulan dan apalagi membawa senjata.

Suku di Suriah yang teraniaya ini pada dua pekan pertama Agustus lalu mencoba melakukan perlawanan terhadap ISIS, namun mereka berhasil ditumpas. Menurut Pemantau HAM Suriah, sebanyak 700 orang di antara mereka yang sebagian besar adalah warga sipul terbunuh di desa-desa mereka.

Sejak muncul pada tahun 2013 di tengah Perang Suriah, kelompok ISIS telibat dalam perang di berbagai front melawan pasukan Suriah, oposisi Suriah dan suku Kurdi. Rai al-Youm menyebutkan bahwa dalam pertempuran itu ISIS tak segan-segan memengganggal dan memajang kepala “musuh-musuhnya” di atas tiang.

Sementara itu, AFP melaporkan bahwa Rabu kemarin pasukan ISIS terlibat pertempuran dengan kelompok oposisi Suriah yang menamakan dirinya Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) di kota Qalamoun, mengakibatkan 10 orang tewas dan 15 lainnya menderita luka-luka.
Pertempuran berlangsung sengit hingga menjalar ke kawasan Qarah.

Lembaga pemberitaan al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon menyebutkan bahwa pemimpin ISIS di Qalamoun meminta anak buahnya supaya memenggal kepala semua orang yang menolak berbaiat kepada ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL