No to isis 12NewDelhi, LiputanIslam.com – Sebanyak 1015 ulama dan cendikiawan Muslim India menegaskan bahwa aksi-aksi kekerasan kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/ISIL/IS) menyalahi ajaran agama Islam. Karena itu, mereka menyerukan kepada masyarakat internasional supaya melakukan tindakan secepat mungkin untuk menghentikan kejahatan ISIS.

Pernyataan itu tertuang dalam buku rangkuman pendapat mereka mengenai ISIS yang dihimpun sejak beberapa bulan lalu oleh Abdul Rahman Anjari, ketua Asosiasi Pertahanan Cyber Islam Bombai.

“Pandangan dan fatwa para ulama telah dihimpun dalam 15 jilid buku, dan catatan kaki mereka telah dikirim kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan para pemimpin umat Islam India,’ katanya, sebagaimana dilansir IRNA, Rabu (9/9).

Ribuan ulama itu antara lain Syeikh Ahmad Bukhari, imam Masjid Shahi, para ulama kawasan Ajmar Sharif di Nizamuddin Auliya, para pejabat Akademi Riza di Bombai, Dewan Jam’iyyat Ulama India serta ratusan khatib dan imam Jumat serta imam masjid.

Menurut Anjari, banyak imam Jumat dan para mufti Ahlussunnah menilai aksi brutal ISIS telah mencemarkan citra Islam.

Sementara itu, ketua bidang media Partai Demokrasi Kurdistan Irak, Said Mamouzini, kembali melaporkan perkembangan perilaku bejat ISIS di Mosul, Irak utara.

Kepada al-Sumaria News Rabu kemarin dia melaporkan bahwa belum lama ini ISIS telah meringkus 87 perempuan di Mosul serta mengeksekusi 10 perempuan karena menolak bergabung dalam praktik bejat yang dipropagandakan ISIS sebagai “jihad nikah”.

“ISIS telah mengeksekusi 10 perempuan di kota Mosul karena mereka menolak bergabung menjadi anggota ISIS dengan tujuan supaya mereka bersedia melakukan jihad nikah dengan para teroris kelompok ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Belakangan ini ISIS menawan 87 perempuan di berbagai kawasan Irak. Mereka bermaksud menistakan kehormatan kaum perempuan itu dengan berbagai macam dalih.”

ISIS menguasai Mosul dan kawasan sekitarnya sejak Juni 2014, dan selama itu sampai sekarang kelompok teroris itu dilaporkan telah melakukan berbagai aksi kejam dan bejat yang tak terhitung jumlahnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL