iraq-army-day-2010-1-6-7-41-29Baghdad, LiputanIslam.com – Tentara Irak kembali mencetak kemenangan dalam pertempuran melawan kawanan teroris takfiri yang tergabung dalam kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam perkembangan terkini, tentara Irak yang didukung relawan berhasil membebaskan sepenuhnya kota Dhuluiya di selatan Tikrit, provinsi Salahuddin.

Mengutip keterangan otoritas keamanan Iran, al-Sumaria News menyebutkan bahwa tak lama setelah pembebasan itu Wali Kota Dhuluiya Badar Hadi alAmiri mengibarkan bendera Irak di atas dua gedung administrasi daerah setempat. Sebelumnya, kota Dhuluiya menjadi salah satu pangkalan utama ISIS di provinsi Salahuddin. Pasukan Irak kini masih melancarkan operasi penyisiran anggota ISIS di sekitar kota ini hingga kawasan Khazraj.

Kementerian Dalam Negeri Irak sebelumnya mengumumkan bahwa pasukan keamanan berhasil mengungkap dan memusnahkan 150 bahan peledak yang diaktifkan ISIS di sekitar kota Balad dan Dhuluiya.

Seorang petinggi keamanan mengatakan bahwa sebanyak 10 anggota teroris tertangkap ketika berusaha kabur dari sebuah lokasi pertempuran di selatan Tikrit dengan cara menyamar dan mengenakan pakaian perempuan.

Di lokasi lain, sebagaimana dilaporkan al-Mayadeen, tentara Irak yang didukung kelompok-kelompok pasukan adat juga berhasil membebaskan dua kawasan baru al-Wa dan al-Khasafah di bagian barat provinsi Anbar dari cengkraman pasukan ISIS.

Panglima Komando Operasi Anbar Mayjen Qasim al-Muhammadi mengatakan pasukannya berhasil membunuh sekitar 50 anggota ISIS dan menghancurkan 10 kendaraan pengangkut senjata berat mereka dalam kontak senjata di bagian selatan kawasan al-Karmah, 13 kilometer timur kota Fallujah.

Beberapa saat sebelumnya, Aziz Khalaf al-Turmuz, penasehat gubernur Anbar bidang keamanan mengatakan kepada kantor berita Anatolia bahwa para petempur suku Albu Ghanim berhasil menahan serangan ISIS dari tiga arah ke kawasan Albu Ghanim di sisi Sungai Furat di timur kota Ramadi serta membunuh 13 anggota ISIS, sedangkan di pihak suku itu sendiri hanya terdapat dua korban cidera.

Bersamaan dengan ini Abdul Hakim al-Jughaifi, pejabat distrik Haditha, 180 kilometer barat Ramadi, mengatakan bahwa beberapa pesawat tempur pasukan koalisi yang bekerjasama dengan pasukan keamanan telah menggempur beberapa kendaraan ISIS di distrik tersebut hingga menewaskan 12 anggota ISIS.

Sementara itu, Baghdad diguncang ledakan bom bunuh diri yang menerjang sebuah kawasan utara Baghdad hingga menewaskan 19 orang dan menciderai 54 lainnya. Sebagaimana dilaporkan al-Masalah, seorang pejabat kepolisian mengatakan bahwa ledakan itu terjadi di tengah kerumunan peziarah Syiah di kawasan al-Taji di utara Baghdad. Para peziarah diserang ketika sedang berhenti dan membuka tenda dalam sebuah aksi jalan kaki dari sebuah wilayah di utara Baghdad menuju kota Samarra.(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL