anak isis4NewYork, LiputanIslam.com – Wakil Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Anak Kecil dan Konflik Bersenjata, Leila Zeerougui, Senin kemarin (8/9) menyatakan bahwa kelompok brutal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah membunuh dan membuat cacat ratusan anak kecil yang sebagian diantaranya dikerahkan sebagai pelaku serangan bom bunuh diri.

“Kami mengetahui bahwa lebih dari 700 anak kecil telah terbunuh atau tercacatkan di Irak sejak awal tahun ini, termasuk mereka yang dieksekusi. ISIS telah menugaskan anak-anak kecil yang baru berusia tidak lebih dari 13 tahun untuk membawa senjata, menjadi penjaga lokasi-lokasi strategis atau menangkap warga sipil, dan ada pula anak-anak kecil yang digunakan sebagai pelaku bom bunuh diri,” paparnya, sebagaimana dilansir Shanghai Daily.

Dia juga mengaku sangat prihatin terhadap kejahatan ISIS selama perkembangannya yang pesat di Suriah dan Irak.

“Saya terpukul oleh penistaan ISIS secara begitu sempurna terhadap kehidupan manusia selama kemajuannya yang pesat di Suriah dan Irak,” imbuhnya.

Dia juga menyinggung korban anak kecil Palestina yang jatuh akibat invasi militer Israel di Jalur Gaza. Menurutnya, lebih dari 700 anak kecil Palestina terbunuh, sedangkan minimal 3,106 lainnya cidera atau cacat akibat serangan tersebut.

Dia menyebutkan bahwa sedikitnya 244 sekolah, 75 di antaranya berada di bawah naungan Lembaga Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), juga tidak luput dari gempuran pasukan Zionis Israel.

Lebih lanjut, Leila Zeerougui mengutuk kekejaman ekstrimis kelompok Boko Haram terhadap anak-anak kecil di Negeria, demikian pula kejahatan para ekstrimis lain terhadap anak kecil di Libya, Afghanistan, Afrika Tengah, Mali dan Sudan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL