يا أمير المؤمنين.. السيف الذي قتلك لازال يقتلناNewYork, LiputanIslam.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa militan Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengeksekusi para pemuka agama, tokoh masyarakat, para guru dan para petugas kesehatan, memaksa anak-anak kecil ikut berperang, memerkosa perempuan, serta melakukan berbagai aksi lain yang layak dinyatakan sebagai kejahatan perang di Irak.

“ISIS dan kelompok-kelompok bersenjata yang terkait dengannya melanjutkan aksi pembunuhan terhadap para tokoh setempat, politisi, agamawan, pegawai pemerintah, pakar pendidikan dan petugas kesehatan, menganiaya dan memerkosa perempuan dan melakukan berbagai bentuk kekerasan seksual lainnya terhadap kaum perempuan dan anak-anak gadis, mempersenjatai anak-anak kecil secara paksa, melancarkan aksi penculikan, eksekusi dan penjarahan, ” ungkap PBB dalam statemennya, sebagaimana dikutip al-Sumaria berdasar laporan Reuters, Sabtu (19/7).

PBB menambahkan, “Kekecauan yang terus berlangsung hingga beberapa bulan telah memuncak pada aksi penghancuran secara disengaja dan penjarahan tempat-tempat ibadah dan tempat-tempat yang memiliki nilai budaya dan sejarah.”

PBB mengaku menerima laporan setiap hari mengenai adanya berbagai aksi kejahatan yang mengerikan terhadap HAM di Irak, terhadap anak-anak kecil, perempuan dan warga sipil Irak lainnya yang ternistakan dari rasa aman, kesejahteraan hidup, rumah-rumah, pendidikan, kesehatan dan berbagai layanan primer lainnya.

Sementara itu, Sabtu (19/7) Baghdad diguncang serangkaian aksi teror bom mobil yang terjadi di beberapa kawasan, mengakibatkan puluhan korban tewas. Menurut laporan al-Alam, sebanyak lima mobil meledak di berbagai kawasan Baghdad dan merenggutnya nyawa 23 orang dan melukai 74 orang lainnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL