isis irakBaghdad, LiputanIslam.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa sekitar 700 warga Syiah Turkmen Irak yang sebagian besar perempuan, anak kecil dan lansia telah dibunuh secara massal oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Wakil Dana Anak PBB (UNICEF) Marco Babille di Irak mengatakan bahwa pembunuhan massal itu terjadi di desa Bashir dekat kota Amirli pada tanggal 11 dan 12 Juli lalu.

“Di beberapa kawasan yang jatuh ke tangan ISIS pada bulan Juli lalu, perilaku dan aksi kekerasan terhadap anak kecil meningkat empat kali lipat dibanding bulan-bulan sebelumnya,” kata Babille, sebagaimana dilansir World Bulletin Sabtu (30/8).

Suku Turkmen menempati 4 persen total populasi Irak. Mereka menjadi sasaran serangan langsung kawanan teroris ISIS di Irak utara hanya karena menganut mazhab Syiah.

Sebelumnya, Komisaris Tinggi HAM PBB mengingatkan kondisi kritis ribuan warga Turkmen di Amirli yang dikepung oleh ISIS sejak sekitar dua bulan silam. Menurutnya, minimal 13,000 ribu komunitas Syiah Turkmen dikepung ISIS sejak 15 Juli lalu. Mereka terancam pembunuhan massal dan menderita krisis air, bahan makanan dan obat-obatan akibat kepungan.

Kasus pembunuhan massa warga Syiah Turkmen Irak pertama kali dilansir oleh Associated Press. Kantor berita yang berbasis di New York, AS, ini menyebutkan bahwa pada bulan Juli lalu ISIS telah melakukan pembunuhan massal terhadap warga Turkmen dalam serangannya ke desa Bashir, Chardaghali, Brawchi, dan Qarahnaz. Namun saat itu belum jelas jumlah warga yang terbantai di empat desa tersebut.

Berdasarkan keterangan dari 200 warga yang selamat dan 16 orang saksi mata, pasukan ISIS telah mengangkut tawanan Turkmen sebanyak 1,000 hingga 1,500 orang dengan truk dan membawa mereka ke tempat yang tak berpenghuni.

Para saksi itu mengatakan bahwa para korban itu dijajarkan menjadi empat barisan dan sebanyak 670 orang telah dibunuh secara massal. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL